Indahnya Jembatan Pokoh Wonogiri Malam Hari Jadi Tempat Favorit Berfoto

Lampu LED warna-warni menyala di Jembatan Pokoh yang melintasi Sungai Bengawan Solo, Kecamatan Wonogiri, Senin (17/12 - 2018) malam. (Solopos/Cahyadi Kurniawan)
18 Desember 2018 20:15 WIB Cahyadi Kurniawan Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Waktu senja tiba menjadi tanda lampu LED warna-warni di Jembatan Pokoh yang melintasi Sungai Bengawan Solo, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri, bekerja. Sinar berwarna merah, hijau, kuning, jingga, bergantian menemani lampu merkuri menerangi malam yang kian larut.

Suasana semarak di jembatan yang dibangun Pemerintah Provinsi Jawa Tengah itu pun mengundang pengguna jalan untuk berfoto. Selama dua jam Solopos.com menongkrong di pinggir jembatan itu, sejumlah pengendara dari arah timur ke barat atau dari Ngadirojo ke Wonogori Kota sengaja menepi.

Mereka memarkirkan sepeda motor lalu berjalan mendekati ujung jembatan. Ponsel dikeluarkan dari saku lalu berfoto dengan latar jembatan penuh warna-warni lampu LED. Puas berfoto, mereka pergi melanjutkan perjalanan.

Salah satu warga, Oksa Dika Ramadhan, 21, mengatakan lampu LED warna-warni itu dipasang 4-5 hari lalu. Sejak lampu dipasang, suasama jembatan terlihat lebih meriah.

“Saya melihat banyak pengendara sepeda motor khususnya pembonceng mengeluarkan ponselnya untuk merekam suasana jembatan,” ujar dia saat ditemui Solopos.com di warungnya, Senin (17/12/2018) malam.

Pria pengelola Ayam Geprek On-Len itu menghitung saban malam ada 20-an muda-mudi berfoto di jembatan Pokoh. Semakin larut, semakin ramai jembatan itu oleh orang yang ingin berfoto.

Mereka berfoto di median jalan hingga memanfaatkan jalur pejalan kaki di kiri-kanan jembatan. “Kalau parkirnya menyebar. Yang berfoto juga menyebar enggak hanya di ujung timur jembatan, di tengah ada, di ujung barat juga ada,” terang Oksa.

Menurut dia, sejak dipasangi LED, banyak pengendara mengurangi laju kendaraan saat hendak melintasi jembatan. Ia menduga banyak orang ingin menikmati warna-warni lampu dan mengabadikannya pakai kamera ponsel.

Sebelum ada lampu, kendaraan banyak yang mengebut. Apalagi posisi jembatan berada di ujung turunan. “Pada pelan sekarang. Kalau yang naik motor terlihat pegang ponsel seperti merekam video,” ujar pria asal Jatisrono, Wonogiri, itu.

Warga lain, Agus Rahmat, 43, asal Brubuh, Ngadirojo, mengaku senang melihat jembatan Pokoh lebih berwarna. Lampu hias di jembatan juga memperindah suasana malam Kota Wonogiri.

“Saya sering pulang malam lewat jembatan Pokoh. Sekarang jadi indah, seolah Wonogiri sedang bersolek,” tutur dia saat ditemui Solopos.com di lingkungan Pemkab Wonogiri, Selasa (18/12/2018).

Ia menceritakan saat malam banyak orang berfoto di median jalan hingga sisi kiri dan kanan jembatan untuk berfoto dengan latar warna-warni lampu jembatan.

“Tapi memang kalau malam kan lalu lintas tak seramai siang. Jadi enggak terlalu berbahaya,” ujar Agus.