Pesepeda Kecewa Berat Dilarang Lewati Flyover Solo   

Sepeda tidak bermotor melintas di Flyover Manahan pada Senin (24/12/2018) siang. (Solopos - Ichsan Kholif Rahman)
26 Desember 2018 18:41 WIB Kurniawan Solo Share :

Solopos.co, SOL0-Padahal belum lama ini Kota Solo mendeklarasikan diri sebagai Kota Ramah pesepeda. Pesepeda dari Solo Indonesia Cycling, Okie Nugroho, 43, saat diwawancarai solopos.com melalui telepon seluler (ponsel), Rabu (26/12/2018).

Warga Kampung Tegalharjo RT 005/RW 003 Kelurahan Tegalharjo, Jebres, tersebut terlibat langsung kegiatan Solo Ramah Pesepeda setahun lalu. Saat itu, para pesepeda dari berbagai komunitas hadir dalam acara tersebut.

“Saya ingat betul acaranya saat itu di Jl. Slamet Riyadi. Semua komunitas hadir dan ikut tanda tangan. Saya sangat senang saat itu. Setelah acara itu saya ceritakan hal positif ini kepada teman-teman pesepeda di luar Solo,” tutur Okie.

Namun, laki-laki yang selalu menggunakan sepeda dalam berbagai aktivitasnya itu merasa kecewa lantaran jalan layang Manahan tidak mewadahi kepentingan pesepeda.

“Saya siap urun rembug. Saya cermati di luar negeri yang namanya pembuatan jalan itu harus paralel dengan penyediaan jalur bagi pesepeda dan pejalan kaki. Itu harus. Apalagi Indonesia sedang mengarah sebagai negara maju,” urai Okie.

Okie menjelaskan salah satu ciri maju tidaknya suatu negara yaitu banyak tidaknya pengguna sepeda. Dia mencontohkan fenomena yang terjadi di negara-negara maju seperti Jepang dan negara-negara lain di Benua Eropa.

“Yang namanya negara maju itu indikasinya jumlah mobil semakin sedikit, pesepeda bermunculan, pejalan kaki juga otomatis. Lihat di Eropa, Jepang. Indonesia memang belum tapi sudah mengarah seperti negara-negara maju itu,” kata dia.

Dia mendesak Pemkot Solo segera mencari solusi terhadap masalah belum adanya jalur bagi para pesepeda. 

“Terus terang ini jadi PR Dishub cari solusi. Menurut saya paling efektif underpass. Seperti di Singapura. Paling tidak seperti underpass yang arah Pengging. Di daerah Soto Ngasem maju sedikit, ada jalur lambat pesepeda di kiri jalan,” ujar Okie.