Pemkab Sragen Rayakan Tahun dengan Berdoa Bersama

Suasana Alun-alunSragen, Jumat (7/9 - 2018) siang. (Solopos/Kurniawan)
29 Desember 2018 22:00 WIB Moh Khodiq Duhri Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen berkomitmen tidak merayakan malam pergantian Tahun Baru dengan kegiatan pesta kembang api. Alasannya, pesta kembang api yang meriah dianggap tidak menghormati korban bencana alam yang mendera Tanah Air di tahun ini.

“Tahun ini ada banyak bencana alam, mulai dari gempa bumi di Lombok, gempa bumi di Palu dan terakhir tsunami di Lampung dan Banten. Karena Indonesia masih dalam suasana berduka, kami berempati dengan para korban. Itu sebabnya, Ibu Bupati [Kusdinar Untung Yuni Sukowati] tidak memperkenankan digelar pesta yang berlebihan di malam pergantian tahun,” terang Kabag Kesra Pemkab Sragen Sutrisna kepada Solopos.com, Jumat (28/12/2018).

Sebagai ganti, Pemkab Sragen menyelenggarakan dua kegiatan positif di malam pergantian tahun. Kegiatan pertama adalah Deklarasi Open Defecation Free (ODF) di Alun-Alun Sasana Langen Putro Sragen pada Senin (31/12/2018) pukul 19.00 WIB. Deklarasi itu menandai bila Kabupaten Sragen sudah terbebas dari kegiatan warga buang air besar (BAB) di sembarang tempat.

“Deklarasi ODF ini digelar karena kami sudah lolos verifikasi oleh tim dari provinsi. Sudah tidak ada lagi kebiasaan warga BAB sembarang tempat. Ini tidak lepas dari upaya kami dalam mengedukasi masyarakat,” ucap Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen Fanni Fandani.

Selanjutnya, artis cilik yang menjadi pemenang ajang pencarian bakat The Voice Kis Indonesia, Sharla Martiza, akan menghibur pengunjung Alun-Alun Sasana Langen Putro dengan lagu-lagu selawatan. Kegiatan kemudian dilanjutkan Sragen Berselawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dengan tema Guyub Rukun Merajut Kebersamaan Menebar Kedamaian.

“Detik-detik pergantian malam tahun baru akan diisi dengan doa bersama. Ini adalah waktu yang disarankan untuk banyak berdoa. Doa bersama akan dimulai sebelum pukul 24.00 WIB dan diakhiri setelah pukul 24.00 WIB,” terang Sutrisna.