Pemkot Solo Bagikan 1.118 KIS di Pengujung 2018

kartu indonesia sehat (KIS). (Solopos/Dok)
01 Januari 2019 06:00 WIB Ichsan Kholif Rahman Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menutup tahun 2018 dengan membagikan sejumlah 1.118 Kartu Indonesia Sehat (KIS) kepada masyarakat. Pembagian 1.118 KIS dilakukan di Pendapi Gede Balai Kota Solo pada Senin (31/12/2018) pagi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih, saat ditemui solopos.com di lokasi kegiatan, mengatakan KIS tidak hanya untuk warga miskin namun juga diperuntukkan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan KIS mandiri yang tidak mampu melanjutkan pembayaran premi karena kondisi ekonomi.

“Termasuk pekerja penerima upah yang sebelumnya ditanggung perusahaan dan kini tidak bekerja lagi di perusahaan itu. Pada bulan Desember 2018 ini telah terbit kartu JKN KIS Penerima Bantuan Iuran (PBI) dengan pembiayaan dari APBD Kota Solo untuk 680 KK yang terdiri dari 1.118 jiwa,” ujarnya.

Ia menambahkan 1.118 jiwa tersebut tersebar di seluruh kecamatan yakni Kecamatan Laweyan sebanyak 225 jiwa, Banjarsari terdapat 231 jiwa, Serengan sejumlah 94 jiwa, Pasar Kliwon sejumlah 192 jiwa, dan Jebres terdiri 376 jiwa.

Ia menambahkan Pemkot Solo telah menetapkan Universal Health Coverage (UHC) pada tanggal 27 Juli 2018 dengan kepesertaan JKN KIS sejumlah 95,54 persen penduduk Kota Solo. Menurutnya, saat ini peserta JKN KIS PBI APBD Kota Solo sejumlah 128.988 jiwa. Dengan jumlah itu keseluruhan kepesertaan JKN KIS tercatat sebanyak 549.884 jiwa atau 97,53 persen.

Ia meyakini pada tahun 2019 seluruh warga Kota Solo akan terkaver KIS. Hal itu sebagai wujud pemerintah dalam memenuhi hak masyarakat atas jaminan kesehatan. 

Wali Kota Solo, F.X Hadi Rudyatmo, mengatakan masyarakat yang belum memiliki KIS dari pemerintah untuk segera mengurusnya melalui ketua RT atau lurah setempat agar segera memperolehnya.