Solo Masih Butuh 139 Unit Feeder BST untuk Peremajaan Total Angkuta

Angkutan pengumpan (feeder) Batik Solo Trans (BST). (Solopos/M. Ferri Setiawan)
01 Januari 2019 21:15 WIB Ichsan Kholif Rahman Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Sebanyak 30 unit feeder Batik Solo Trans (BST) diluncurkan setelah apel bersama di Halaman Balai Kota Solo, Senin (31/12/2018). Ini merupakan bagian dari proses peremajaan angkutan umum perkotaan (angkuta) warna kuning di Solo.

Hingga saat ini, menurut data Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, sudah ada 101 unit angkutan kuning yang diganti dengan angkutan feeder (BST) warna biru. Jumlah itu hampir separuh dari total jumlah angkutan kuning yang mencapai 240 unit. Artinya Solo masih butuh 139 unit feeder BST lagi untuk peremajaan total angkuta kuning.

Dalam kesempatan apel bersama itu, Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo mengingatkan soal perilaku sopir saat menjalankan trayek. Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, saat ditemui Solopos.com di Balai Kota Solo mengatakan seluruh angkutan feeder telah dilengkapi air conditioner (AC).

“Jangan sampai sopir merokok saat mengemudi. Kalau itu terjadi saya akan beri sanksi tegas hingga penarikan armada,” ujarnya.

Ke-30 unit feeder Batik Solo Trans itu dikelola Koperasi Trans Roda Sejati (TRS) sebanyak 20 unit dan sisanya sebanyak 10 unit dikelola Koperasi Bersama Satu Tujuan. Ia menambahkan pemerintah berkewajiban dalam penyelenggaraan angkutan umum yang selamat, aman, nyaman, dan terjangkau.

Selain itu pemerintah wajib menjamin tersedianya angkutan umum untuk jasa angkutan orang sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Hingga saat ini Kota Solo telah dilayani tiga koridor Batik Solo Trans dengan operator Perum Damri dan PT Bengawan Solo Trans.

Dua tahun terakhir, Pemkot Solo telah mengoperasikan koridor 8, 9, 11, dan 13 dengan feeder Batik Solo Trans yang dikelola Koperasi Bersama Satu Tujuan dan Koperasi Trans Roda Sejati. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Hari Prihatno, mengatakan Dinas Perhubungan telah mengalokasikan pengadaan feeder baru 30 unit yang akan beroperasi di koridor 15 atau sebelumnya koridor 04 sebanyak 10 unit.

Koridor 14 yang sebelumnya 01A juga diberi 10 unit, koridor 13 yang sebelumnya koridor 06 ada penambahan 5 unit, dan koridor 8 ditambah 5 unit. Penandatanganan kerja sama pengelolaan feeder BST dengan kedua koperasi telah dilakukan pada April 2017 di Balai Kota Solo.

Pada 2019 akan ada penambahan sejumlah 20 unit lagi untuk meningkatkan pelayanan. “Tadi Wali Kota mengingatkan jika sopir merokok feeder-nya akan ditarik. Hal ini telah kami lakukan. Setiap unit armada sudah dipasangi Global Positioning System [GPS] sehingga dapat terpantau. Jadi angkutan kuning dari 240 unit kini sudah diremajakan sebanyak 101 unit dan akan terus dilakukan secara bertahap,” ujarnya.