Semarakkan Tahun Baru di Boyolali, Ini Pesan Gigi untuk Warga

Gigi band menghibur penonton dalam perayaan pergantian tahun 2018/2019 di Alun-Alun Kidul Boyolali, Selasa-Rabu (31/12-1 - 1) dengan konser Gigi Reunion bertitel Indonesia Damai. (Solopos/Akhmad Ludiyanto)
01 Januari 2019 11:30 WIB Septina Arifiani Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI — Gigi band tampil atraktif saat menghibur penonton dalam perayaan pergantian tahun 2018/2019 di Alun-Alun Kidul Boyolali, Selasa-Rabu (31/12/2018-1/1/2019).

Dalam konser Gigi Reunion tersebut, grup band asal Bandung ini membawakan belasan lagu hits mereka dengan penuh energi. Pada sesi pertama sebelum ganti tahun, masing-masing personel berpadu membawakan lagu Nakal, My Facebook, Terbang, dan Andai.

Sementara pada hampir setiap jeda antarlagu dalam konser bertitel Indonesia Damai ini sang vokalis Armand Maulana menyapa ribuan masyarakat Boyolali yang memadati alun-alun.

Pada detik-detik pergantian tahun, Armand dan personel yang tampil malam itu yakni Opet, Tomas, Ronald, Dewa Budjana, dan Hendy menghentikan musik mereka untuk merayakan pesta kembang api. Tak lupa, mereka mengabadikan momen tersebut dengan ponsel masing-masing. “Boyolali tercinta hitung bareng ya,” kata Armand sebelum memulai hitung mundur detik-detik pergantian tahun.

Sementara penonton menyambut dengan riuh ketika cahaya kembang api membuncah ke angkasa.

Setelah itu Gigi melanjutkan konser mereka dengan lagu Janji yang disusul dengan Nirwana, 11 Januari, Terima Saja, dan Ya Ya Ya.

Sebelum mengakhiri konser dengan lagu Perdamaian, Armand mengajak semua warga Boyolali agar menjaga perdamaian dan persatuan. Apalagi tahun 2019 merupakan tahun politik karena Indonesia akan memilih presiden dan wakil presiden baru serta anggota legislatif. “Gue enggak peduli kalian mau milih [calon presiden dan wakil presiden] nomor 1 atau nomor 2. Tapi yang penting harus tetap menjaga persatuan dan perdamaian,” ajak Armand.

Sementara itu, perayaan tahun baru di kabupaten yang juga dikenal sebagai Kota Susu ini cukup meriah karena ada sembilan lokasi lain selain Alun-Alun Kidul yang diramaikan dengan panggung hiburan. Lokasi itu antara lain di lahan parkir kawasan Monumen Susu Murni (kota), di Balai Sidang Mahesa (dome) di kota, Gelanggang Anuraga (kota), Sirkuit Gokart di Mojosongo.

Sementara itu, arus lalu lintas di jalan protokol dalam kota ramai lancar. Jalan tersebut didominasi pejalan kaki, kendaraan roda dua, dan sedikit roda empat.

Pada malam pergantian tahun ini aparat terkait Boyolali mengalihkan arus lalu lintas kendaraan luar kota ke Jl. Prof Soeharso (jalur lingkar utara) dan Jl. Perintis Kemerdekaan (jalur lingkar selatan).

Sementara itu, Bupati Boyolali Seno Samodro pada kesempatan sebelumnya berharap tahun 2019 menjadikan Boyolali semakin maju. “Selamat tahun baru dengan harapan baru dan mimpi-mimpi baru,” ungkap Bupati Seno seperti disampaikan dalam rilis Pemkab.