Bapak-Anak Meninggal Dalam Laka Karambol di Sukoharjo

Seratusan pelayat berdatangan ke kediaman Hariyanto, warga Daleman, Nguter, korban kecelakaan karambol di Jalan Raya Sukoharjo-Wonogiri KM 18, Rabu (2/1/2018). (Solopos - Indah Septiyaning W.)
02 Januari 2019 16:15 WIB Indah Septiyaning Wardhani Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Korban meninggal dunia akibat kecelakaan (laka) karambol melibatkan dua mobil dan satu sepeda motor di Jalan Raya Sukoharjo-Wonogiri KM 18, depan makam Desa Songgorunggi, Nguter, Sukoharjo, Selasa (1/1/2019), bertambah satu orang.

Hariyanto, 43, warga Daleman, Nguter, Sukoharjo, mengembuskan napas terakhir setelah sempat kritis dan menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sukoharjo.

Kepergian pengemudi sepeda motor Yamaha Xeon berpelat AD5210JK untuk selama-lamanya ini menyusul sang anak, Naufal Akbar Zaky, 6, yang meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan istri Hariyanto, Sri Widati, yang juga menjadi korban dalam lakalantas karambol tersebut kini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Berdasarkan pantauan Solopos.com, Rabu (2/1/2018), ratusan pelayat berdatangan ke kediaman Hariyanto. Mereka datang untuk memberikan penghormatan terakhir dan mendoakan bapak dan anak itu.

Prosesi pemakaman dilakukan setelah salat Duhur. Kemudian oleh keluarga, bapak dan anak tersebut dimakamkan berdampingan di permakaman desa setempat.

Perwakilan keluarga korban, Hartanto, 40, mengatakan Hariyanto meninggal dunia setelah sempat kritis karena mengalami luka parah di dada dan kaki. Luka tersebut diduga karena benturan keras saat terjadi kecelakaan karambol.

"Kakak saya [Hariyanto] meninggal dunia Selasa malam setelah dirawat di rumah sakit. Kondisinya memang kritis saat dibawa ke rumah sakit, itu pun sudah tidak sadarkan diri," katanya ketika dijumpai Solopos.com di rumah duka.

Dia bersama anggota keluarga yang lain kaget saat mendapat kabar Hariyanto bersama istri dan anaknya menjadi korban kecelakaan lalu lintas. Keluarganya mendapat informasi awal mengenai kecelakaan itu dari media sosial (medsos).

Kemudian keluarga berusaha meminta informasi ke aparat kepolisian setempat. "Saat kami minta konfirmasi ternyata benar Hariyanto yang tersebar di media sosial itu kakak saya. Dari status terakhir, kakak saya itu habis piknik di Sondokoro dan mau pulang ke rumah," katanya.

Kanit Laka Polres Sukoharjo Iptu A. Jaelani membenarkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan karambol di jalan Solo-Wonogiri, Selasa, bertambah satu orang. Korban tersebut adalah pengemudi sepeda motor Yamaha Xeon bernama Hariyanto.

Dari informasi yang berhasil dihimpun kepolisian menyebutkan kecelakaan dipicu mobil Daihatsu Ayla arah Wonogiri menuju Sukoharjo yang berusaha menyalip kendaraan di depannya dan mengambil jalur terlalu ke kanan.

Melihat mobil Ayla yang melaju terlalu ke kanan, pengemudi Avanza membanting stir ke kiri. Namun, usaha tersebut tidak berhasil sehingga terjadi tabrakan.

Mobil Avanza berguling sampai tiga kali dan berhenti setelah menabrak pohon. Sementara, mobil Ayla terus melaju dan menabrak motor Yamaha Xeon AD 5210 JK yang dikendarai Hariyanto bersama anak dan istrinya.