Soloraya
Senin, 22 April 2024 - 21:32 WIB

Bermula dari Laporan Orang Hilang, Ini Kronologi Penemuan Mayat Setren Wonogiri

Redaksi Solopos.com  /  Suharsih  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Aparat Polres Wonogiri membawa sejumlah barang dari lokasi pembongkaran kuburan perempuan yang diduga korban pembunuhan di Desa Setren, Slogohimo, Wonogiri, Senin (22/4/2024). (Istimewa/Humas Polres Wonogiri)

Solopos.com, WONOGIRIPenemuan kerangka mayat perempuan diduga korban pembunuhan di pekarangan rumah salah satu warga Dusun Kembang, Desa Setren, Slogohimo, Wonogiri, Senin (22/4/2024), berawal dari laporan orang hilang yang masuk ke Polsek Slogohimo pada 26 Maret 2024 lalu.

Orang yang dilaporkan hilang itu berinisial KMD, 28, perempuan warga Desa Randusari, Slogohimo. Setelah serangkaian proses penyelidikan, polisi mendapatkan petunjuk orang hilang itu telah meninggal dunia.

Advertisement

Kemudian aparat kepolisian mencari kuburan korban dan berhasil menemukan jasad yang diduga kuat adalah KMD. Jasad yang sudah menjadi kerangka itu terkubur di pekarangan rumah seorang pria berinisial SPY, 44, warga Dusun Kembang, Desa Setren, Slogohimo.

Dari informasi yang diperoleh Solopos.com, polisi membongkar kuburan di pekarangan belakang rumah SPY pada Senin pagi hingga siang. Dari foto-foto yang diperoleh Solopos.com dari Polres Wonogiri, proses evakuasi jasad itu menjadi tontonan warga sekitar.

Sebelum membongkar kuburan itu, polisi terlebih dahulu menggeledah rumah dan pekarangan milik SPY pada Senin. Penggeledahan itu melibatkan tim K9 dan Unit Inafis Polres Wonogiri.

Advertisement

Setelah pembongkaran kuburan itu, polisi membawa SPY untuk diperiksa di Mapolres Wonogiri. Melihat kondisi jasad KMD yang ada bekas terbakar, polisi menduga KMD dibunuh oleh SPY.

Hingga berita ini diunggah, dari informasi yang diperoleh Solopos.com, SPY belum ditetapkan sebagai tersangka. Akan tetapi, yang bersangkutan dibawa ke Mapolres Wonogiri untuk dimintai keterangan.

Sedangkan kerangka mayat korban dibawa ke RS Bhayangkara Solo untuk diperiksa dan diautopsi untuk memastikan identitas sekaligus mengetahui penyebab kematian korban.

Advertisement

Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anok Prabowo, mengatakan dari hasil penyelidikan sementara diketahui SPY memiliki hubungan pertemanan atau pacaran dengan KMD. Diketahui KMD tidak memiliki suami.

Kepala Desa Setren, Wisnu Jatmiko, mengatakan sehari-hari SPY bekerja serabutan dan berstatus sebagai duda. Wisnu mengaku tidak tahu apa hubungan antara SPY dengan perempuan yang jasadnya ditemukan polisi dalam keadaan terkubur di pekarangan rumah pria itu.

“SPY tinggal sendiri di rumahnya di Setren,” kata Wisnu saat dihubungi Solopos.com melalui aplikasi percakapan, Senin malam.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif