Dahului Anggaran, Pembuatan DED Pasar Legi Solo Dilelang

Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo menyapa pedagang Pasar Legi di los pasar darurat, Rabu (14/11 - 2018) siang. (Solopos/Irawan Sapto Adhi)
03 Januari 2019 05:25 WIB Ichsan Kholif Rahman Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Pembuatan detail engineering design (DED) revitalisasi Pasar Legi Solo yang terbakar pada akhir Oktober 2018 lalu telah memasuki proses lelang.

Lelang pembuatan DED ini dimulai sejak pertengahan November 2018 lalu menggunakan mekanisme mendahului anggaran 2019. Hal itu sebagai upaya mempercepat pemulihan Pasar Legi seperti semula.

Informasi yang dihimpun Solopos.com di layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) Kota Solo, DED Pasar Legi telah diumumkan pada Senin (17/12/2018). Pengumuman pemenang lelang dilakukan pada Rabu (30/1/2010).

Kemudian, perjanjian kontrak kerja dilakukan sebelum pertengahan Februari. Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menetapkan pagu anggaran senilai Rp474 juta untuk pembuatan DED ini.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo, Subagiyo, kepada wartawan, beberapa waktu lalu mengatakan penyusunan DED Pasar Legi menggunakan APBD 2019.

“Lelang DED Pasar Legi mendahului anggaran dikarenakan Pasar Legi mendesak untuk segera dibangun,” ujar Subagiyo.

Ia menambahkan Pemkot akan mencari sumber lain untuk menambah biaya pembangunan Pasar Legi, di antaranya dari pemerintah pusat atau Provinsi Jawa Tengah dikarenakan Pasar Legi merupakan pasar induk besar yang memenuhi kebutuhan pokok pasar seluruh Soloraya.

Menurutnya, pengerjaan DED butuh waktu tiga bulan dan dalam waktu tersebut Pemkot Solo akan mendapat kepastian mengenai kebutuhan anggaran untuk pembangunan Pasar Legi yang ditargetkan selesai 2019 ini.

Sesuai rencana, Pasar Legi akan dibangun dengan konsep hanggar satu lantai. Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, mengatakan Pemkot Solo tidak mewajibkan pedagang menggunakan kios darurat.

Ada pula pedagang yang menyewa kios permanen dan pasar darurat digunakan sebagai gudang. Hal itu menyesuaikan barang yang dijual para pedagang.