2 Penjarah HP Singosaren Solo Tertangkap!

Kamera CCTV merekam tiga pelaku pencurian di Singosaren Plaza, Solo, Senin (22/10 - 2018). (Instagram ICS_Info Cegatan Solo)
03 Januari 2019 13:40 WIB Kurniawan Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Jajaran Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polresta Surakarta menangkap dua anggota komplotan maling yang membobol dan menjarah handphone (HP) di delapan counter HP Singosaren Plaza, Solo.

Keduanya yakni Tejo Lelono Sigit Permono, 29, dan Candra Edi Lesmana, 34. Kedua tersangka ini ditangkap pada 14 November 2018 pukul 10.30 WIB di Bogor, Jawa Barat (Jabar).

Mereka diduga kuat turut serta beraksi saat pencurian counter HP Matahari Singosaren, Serengan, Solo, pada 22 Oktober 2018 pukul 03.30 WIB. Saat ini polisi masih memburu empat tersangka lain yang telah diketahui identitasnya.

Penjelasan itu disampaikan Kasatreskrim Polresta Surakarta, Kompol Fadli, mewakili Kapolresta Surakarta, Kombes Pol. Ribut Hari Wibowo, kepada wartawan, Kamis (3/1/2019).

“Alhamdulillah kami telah menangkap dua tersangka pelaku pencurian di Matahari Singosaren. Mudah-mudahan tersangka lainnya yang masih buron bisa segera kami tangkap. Beberapa barang bukti juga kami sita,” tutur dia.

Fadli menjelaskan Candra Edi Lesmana dalam pencurian itu berperan sebagai pengemudi mobil Toyota Avanza warna silver yang digunakan sebagai sarana pelaku menjalankan aksinya dari Jakarta menuju Solo. Sedangkan Tejo membantu mengemudi.

Tejo juga membantu mengambil HP dari delapan counter dan dimasukkan ke dalam karung. “Saat itu para tersangka berhasil membawa kabur 500-an HP berbagai merek dari delapan counter yang dibobol. Kerugian Rp800 juta,” urai dia.

Fadli menerangkan para tersangka membobol counter HP Matahari Singosaren menggunakan gunting beton berukuran besar. Sebelum beraksi, para pelaku terlebih dulu menyurvei lokasi pada siang hari.

“Siang hari mereka survei lokasi, lihat-lihat counter. Lalu dini harinya mereka beraksi,” terang dia.

Sebagaimana diinformasikan, pusat pertokoan HP Singosaren Plaza dibobol komplotan maling pada Senin dini hari, 22 Oktober 2018. Sebelas counter dibobol namun pencuri gagal mengambil barang di dua counter.