KTP Korban Tewas di Weru Sukoharjo, Mujiman bukan Mujiono

Mobil berisi mayat pria penuh luka di jalur Watukelir/Cawas. (Solopos/Bony Eko W)
03 Januari 2019 16:00 WIB R Bony Eko Wicaksono Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO – Mayat bersimbah darah ditemukan di dalam mobil Toyota Kijang merah AB 1254 GD, di jalur Watukelir-Cawas tepatnya di Desa Jatingarang, Weru, Sukoharjo, Rabu (2/1/2018) sore.

Siapa pria berusia 49 tahun yang tubuhnya penuh luka? Informasi yang dihimpun Solopos.com terdapat dua versi nama korban tewas tersebut.

Semula dari informasi yang dihimpun warga sekitar, mayat laki-laki tersebut bernama Mujiman yang merupakan warga Dusun Ngepungsari, Desa Jatingarang, Weru, Sukoharjo.

Namun saat dimintai konfirmasi, keluarga menyebutkan mayat yang ditemukan penuh luka itu bernama Mujiyono. Hal ini diungkapkan salah satu kerabat bernama Purwanto.

 Kerabat Mujiyono, Purwanto, kepada Solopos.com, mengatakan korban sehari-hari berjualan roti. Sementara istrinya berjualan makanan tradisional seperti jenang. Purwanto tak mengetahui identitas wanita yang pergi bersama korban di dalam mobil.

Dia dihubungi istrinya yang memberi kabar korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Informasi terbaru dari Polres Sukoharjo berdasarkan data Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kamis (3/1/2019), korban tewas bernama Mujiman warga RT 004/RW 002, Dusun Pungsari, Desa Jatingarang, Weru, Sukoharjo.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, saat ditemui wartawan di Mapolres Sukoharjo, Kamis (3/1/201), mengatakan Mujiman ditemukan tewas di jok tengah mobil Kijang Super warna merah marun berpelat nomor AB 1254 GD. Mobil itu milik Mujiman.

“Pertemuan Mujiman dan S dilatarbelakangi utang piutang. Namun, saya belum mengetahui secara jelas nilai utang Mujiman. Ini hasil penyeledikan awal dan dibenarkan istri Mujiman, Supadmi,” kata dia, Kamis.