Megah! Gedung Baru DPRD Sukoharjo Siap Ditempati

Gedung DPRD Sukoharjo di wilayah Mandan, Sukoharjo, telah rampung dan siap ditempati, Kamis (3/1/2019). (Solopos - Indah Septiyaning W.)
03 Januari 2019 17:15 WIB Indah Septiyaning Wardhani Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Gedung baru untuk wakil rakyat Sukoharjo yang dibangun di Kelurahan Mandan, Kecamatan Sukoharjo, sudah jadi dan siap ditempati.

Kendati demikian, DPRD Sukoharjo belum memastikan kapan akan mulai menempati gedung megah yang dibangun dengan dana Rp39 miliar itu. Pemkab akan menggunakan perabot di gedung lama untuk mengisi sarana dan prasarana di gedung baru DPRD tersebut.

Saat ini, Pemkab masih memanfaatkan masa pemeliharaan seusai pembangunan untuk melihat bilamana ada bagian-bagian yang masih memerlukan penyempurnaan. Plt. Sekretaris DPRD (Sekwan) Sukoharjo, Basuki Budi S., mengatakan proyek pembangunan gedung DPRD telah rampung dan diserahkan kepada Pemkab per 31 Desember 2018.

Hal ini sesuai kesepakatan batas pengerjaan pembangunan harus rampung akhir tahun. Pemkab Sukoharjo memberi kesempatan bagi kontraktor untuk melanjutkan penyelesaian pembangunan gedung DPRD tersebut meski sesuai kontrak kerja gedung itu seharusnya rampung pada 21 Desember lalu.

Lantaran keterlambatan penyelesaian ini, Pemkab menjatuhkan sanksi penalti berupa denda yang dihitung satu per 1.000 dikalikan sisa nilai proyek yang belum dikerjakan per harinya.

“Nilai dendanya berapa saya kurang tahu pasti berapa yang dibayarkan dari rekanan ke Pemkab. Yang jelas mereka [rekanan] kena denda karena keterlambatan menyelesaikan pengerjaan,” kata dia ketika berbincang dengan Solopos.com, Kamis (3/1/2019).

Ihwal rencana penempatan gedung baru itu, dia sejauh ini belum bisa memastikan. Meski bangunan tersebut telah rampung dikerjakan dan siap ditempati, Sekwan masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan para anggota DPRD terkait kesiapan menempati bangunan tersebut.

Yang jelas di tahun ini tidak ada lagi lanjutan proyek pembangunan gedung DPRD. “Pembangunannya sudah selesai 100%. Meski bangunannya baru, mebelernya tetap yang lama,” katanya.

Dia mengatakan Pemkab tidak mengalokasikan anggaran pengadaan mebeler pada tahun ini. Meski bangunan Gedung DPRD baru dan megah, mebeler yang digunakan tetap memakai barang lama.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Gedung DPRD Sukoharjo, Sutanto, mengatakan pelaksana proyek terkena denda akibat keterlambatan penyelesaian proyek yang mestinya selesai 21 Desember lalu. Denda yang dijatuhkan dan wajib dibayarkan kontraktor senilai Rp110 juta.

Sistem denda diberlakukan untuk sebagian pekerjaan yang belum selesai. “Sekarang masa pemeliharaan 180 hari. Nantinya akan dilihat jika masih ada bagian yang belum sempurna diperbaiki dengan memanfaatkan masa pemeliharaan ini,” katanya.