Liburan Tanpa Gawai, Umbul Sewu Pengging Boyolali Bisa Jadi Pilihan

Anak-anak memenuhi kolam renang di Umbul Sewu, Pengging, Banyudono, Boyolali, Minggu (30/12 - 2018) pagi. Wisata air bagi orang tua menjadi alternatif liburan anak bebas gawai. (Solopos/Nadia Lutfiana Mawarni)
04 Januari 2019 14:32 WIB Nadia Lutfiana Mawarni Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI-Boyolali dikenal sebagai kabupaten dengan potensi wisata air. Salah satunya lokasi wisata air di Boyolali adalah Umbul Sewu Pengging. Di tempat ini para pengunjung bisa berenang sembari menikmati kesejukan alam dan membebaskan diri dari kesibukan termasuk gawai.

Seperti yang dilakukan Adilla, 7, salah satu anak yang berenang di kolam renang kawasan Umbul Sewu, Pengging, Banyudono, Boyolali, Minggu (30/12/2018) pagi. Tangan Adilla mengayun memperagakan renang gaya bebas yang belum lama dipelajarinya. Bocah berambut panjang ini berusaha mendapatkan jalur renang di tengah keramaian anak-anak seusianya yang juga sibuk bermain air di kolam renang yang sama.Mereka terlihat gembira tak kenal lelah. Hingga orang tua yang mendampingi pun berjejal di tepi kolam sambil mengawasi buah hatinya bermain. “Iya maklum anaknya memang baru belajar berenang, jadi masih senang-senangnya,” ujar Hartiningsih, 43, ibu Adilla.

Kolam renang anak berukuran sekitar 9 meter x 5 meter itu penuh sesak dengan ratusan anak. Belum lagi, kolam renang dewasa yang terletak sepelemparan batu dari sana. Hartati berangkat dari rumah di Delanggu, Klaten pukul 08.00 WIB menuju Pengging. “Niatnya berangkat pagi biar kolamnya longgar, anaknya puas bermain, tapi sampai sini sama saja sudah ramai,” kata dia.

Bagi Hartiningsih, liburan di kolam renang menjadi salah satu alternatif pilihan. Pasalnya, dia cukup kesulitan menemukan model liburan untuk anaknya yang mulai beranjak besar dan mengenal telepon seluler. Saat ini, ibu rumah tangga tersebut ingin membatasi anaknya dalam bermain gawai. “Kareana anak sudah beranjak besar jadi sebisa mungkin mulai membatasi,” imbuh dia.

Hal senada juga disampaikan orang tua lain, Muhammad Rahmanto, 38, yang mengantarkan anaknya yang baru berusia 5 tahun berenang. Menurut Rahmanto, aktivitas terbaik anak-anak saat liburan adalah yang memerlukan banyak gerak tubuh. Rahmanto kini juga sedang membiasakan anak-anaknya untuk tidak selalu bermain gawai di hari libur. “Salah satu alternatifnya ya mengajak berenang,” imbuh dia.

Sementara itu, sejak musim liburan sekolah dimulai pekan lalu, jumlah pengunjung di Umbul Sewu, Pengging, melonjak tajam. Pengelola umbul, Basuki, mengatakan di musim liburan pihaknya bisa menjual sekitar 3.000 tiket per hari. Jumlah itu dua kali lipat lebih besar ketimbang hari biasa yang hanya mencapai 1.500-an tiket.

Umbul yang buka sejak pukul 08.00 WIB ini menjadi pilihan warga di Boyolali dan sekitarnya karena memiliki banyak fasilitas, di antaranya kolam khusus anak dan dewasa, perosotan dan permainan air.

Tak hanya pengelola, musim liburan juga membuat pedagang ketiban berkah pendapatan. Salah satunya, Kristina. Pedagang ban renang anak-anak ini tiap hari bisa menjual sepuluh ban seharga Rp25.000. “Kalau di hari biasa belum tentu laku,” ujar dia.