Pendaki Hilang Di Lawu Belum Ketemu, Tim Pencari Tambah Personel

Pendaki keluar dari pintu pendakian Cemoro Sewu setelah ada penutupan jalur karena kebakaran hutan di Gunung Lawu, Rabu (20/6 - 2018). (Istimewa/BPBD Magetan)
04 Januari 2019 19:15 WIB Sri Sumi Handayani Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Jumlah personel tim gabungan yang menyisir Gunung Lawu untuk mencari seorang pendaki asal Magelang, Alvi Kurniawan, 20, yang hilang sejak Selasa (1/1/2019), ditambah.

Hingga hari ketiga pencarian, Jumat (4/1/2019), Alvi belum ditemukan. Seperti diberitakan, Alvi mendaki Gunung Lawu bersama enam orang temannya pada Senin (31/12/2018).

Mereka mendaki melalui jalur pendakian Candi Ceto. Seluruh teman Alvi sudah pulang ke rumah masing-masing. Tetapi, Alvi belum pulang hingga berita ini ditulis, Jumat sore.

Koordinator lapangan pencarian pendaki dari Basarnas Pos SAR Solo, Amar Suudi, menyampaikan sukarelawan yang mencari Alvi pada hari ketiga ditambah. "Tadi malam [Kamis] naik satu SRU [SAR unit]. Pagi ini satu SRU lagi naik. Lalu ini mau diberangkatkan satu lagi SRU," kata Amar saat dihubungi Solopos.com, Jumat.

Pencarian difokuskan pada sejumlah lokasi. Satu SRU yang berangkat Kamis malam menyisir di Pasar Dieng hingga puncak Gunung Lawu, Hargo Dumilah. SRU yang berangkat Jumat pagi mencari di Gupakan Menjangan Gunung Lawu.

"SRU yang berangkat siang ini menyisir setiap pos di jalur pendakian Canci Ceto. Semua lokasi disapu. Kami kerjakan sesuai prosedur," ujar dia.

Amar menyampaikan kondisi cuaca di Gunung Lawu pada Jumat hingga siang hari cerah. Tetapi dia tidak dapat memprediksi kondisi cuaca di Gunung Lawu malam ini.

Amar menyampaikan keluarga Alvi berada di pos komando (posko) jalur pendakian Candi Ceto. Menurut dia, salah satu anggota keluarga meminta ikut mencari Alvi.

"Kami menyarankan keluarga di posko saja. Hari ini cuaca cerah. Visibilitas baik. Jarak pandang sepuluh meter. Sampai hari ini belum ada titik terang. Handphone survivor [Alvi] tidak bisa dihubungi sejak kemarin karena informasi yang kami terima baterai handphone low saat mendaki."