Giliran Musuk Boyolali Diguyur Hujan Abu Tipis Gunung Merapi

Sekdes Genting, Kecamatan Boyolali, Triyono, menunjukkan lapisan debu tipis di jok kendaraan yang diparkir di halaman kantor balai desa setempat, Kamis (27/12/2018). (Solopos - Akhmad Ludiyanto)
05 Januari 2019 17:00 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Sebagian wilayah di Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, terdampak hujan abu vulkanis, Jumat (4/1/2019) malam. Abu tersebut diperkirakan berasal dari aktivitas guguran lava Gunung Merapi.

Berdasarkan pantauan solopos.com di akun Twitter Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) @BPPTKG, guguran lava tersebut terpantau sekitar pukul 21.01 WIB.

“Guguran lava terpantau di Gunung Merapi tanggal 04/01/2019 pukul 21.01 WIB dengan amplitudo 70 mm, durasi 150 detik dengan jarak luncur -+ 1,2 km ke arah hulu Kali Gendol. Tingkat aktivitas Merapi Waspada (level 2),” tulis akun tersebut.

Aktivitas ini menimbulkan abu dan tertiup angin hingga ke beberapa wilayah di Kecamatan Musuk. Informasinya, abu vulkanik memapar sebagian Desa Jemowo dan Desa Sumur.

Kepala Desa Jemowo, Untung S.,membenarkan informasi sebagian wilayahnya terpapar abu vulkanis namun intensitasnya sangat tips. “Memang ada hujan abu sekitar pukul 22.00 WIB. Tetapi sangat tipis dan nyaris tidak terlihat karena di malam hari. Abu kelihatan dari sorot lampu kendaraan yang melintas,” ujarnya kepada solopos.com, Sabtu (5/1/2019).

Meski demikian, hujan abu tidak mengganggu kenyamanan dan aktivitas warga. 

Sekretaris Desa Sumur, Ngadiyar,  mengatakan hujan abu intensitasnya sangat tipis. “Memang ada. Tapi sangat tipis. Jok sepeda motor yang diparkir di luar juga tidak terlalu kelihatan abunya,” kata dia.

Sepekan sebelumnya atau Kamis (27/12/2018), sejumlah wilayah di Kecamatan Cepogo Boyolali terpapar hujan abu vulkanis yang diperkirakan berasal dari Gunung Merapi. Intensitas hujan abu tersebut ringan sehingga tidak sampai mengganggu aktivitas warga setempat.

Diperkirakan, hujan abu itu turun sekitar pukul 10.00 WIB dan hanya berlangsung sesaat. Sebelum hujan abu terjadi, BPPTKG melalui akun Twitternya @BPPTKG menyampaikan informasi bahwa telah terjadi guguran kubah lava Gunung Merapi pada pukul 08.45 WIB.

Sekdes Genting, Kecamatan Cepogo Triyono mengatakan, hujan abu itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.