2 Jabatan Danramil di Wonogiri Kosong

Dandim 0728/Wonogiri, Letkol (Inf) M. Heri Amrulloh (kanan), memimpin acara serah terima jabatan di Makodim kawasan kota Wonogiri, Jumat (4/1)/ Istimewa - Kodim Wonogiri
06 Januari 2019 21:40 WIB Rudi Hartono Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI—Empat Komandan Komando Rayon Militer (Danramil) di Wonogiri dimutasi, Jumat (4/1/2019) lalu. Dua di antara mereka memasuki masa persiapan pensiun (MPP). Serah terima jabatan dan pelepasan digelar di Markas Kodim (Makodim) Wonogiri.

Informasi yang dihimpun Espos, Minggu (6/1/2019), Danramil yang dimutasi yakni Kapten (Inf) Tono yang semula sebagai Danramil 21/Bulukerto dimutasi menjadi Danramil 24/Puhpelem. Seperti diketahui, Koramil Puhpelem baru dibentuk pada akhir 2018. Jabatan yang ditinggalkan Tono diisi Kapten (Arm) Agus Setyono. Dia merangkap sebagai Danramil 11/Manyaran.

Selain itu Kapten (Inf) Kasmadi yang semula sebagai Danramil 10/Wuryantoro dimutasi sebagai Perwira Pertama (Pama) Korem Resor Militer (Korem) 074/Warastratama. Kapten (Inf) Suyanto yang sebelumnya menjabat Danramil 22/Slogohimo juga dimutasi sebagai Pama Korem Warastratama. Keduanya saat ini sedang memasuki MPP. Kedua jabatan yang ditinggalkan Kasmadi dan Suyanto saat ini kosong. Lettu (Inf) Mulyono yang sebelumnya sebagai Perwira Seksi Intelijen (Pasi Intel) Kodim Wonogiri menduduki jabatan Danramil 01/Wonogiri yang sudah beberapa lama kosong.

Di samping itu beberapa pejabat internal Kodim turut dimutasi. Lettu (Inf) Slamet Biyanto yang sebelumnya menjabat Komandan Unit Intelijen (Danunit Intel) mengisi jabatan yang ditinggalkan Lettu Mulyono. Sementara Letda (Inf) Nurhadi yang menjabat Perwira Seksi Sandi (Pasandi) kini menduduki posisi Danunit Intel yang ditinggalkan Lettu Slamet.

Kodim juga kedatangan sejumlah pejabat baru. Mereka meliputi Lettu (Inf) Cris Budiyanto yang semula sebagai Perwira Urusan Dalam (Paurdal) Korem Warastratama menjadi Periwira Seksi Personel (Pasipers) Kodim.

Komandan Kodim (Dandim) Wonogiri, Letkol (Inf) M. Heri Amrulloh, mengatakan mutasi jabatan adalah hal wajar. Seluruh prajurit mengalaminya, termasuk dirinya. Mutasi bertujuan untuk memberi pengalaman tugas agar prajurit memiliki wawasan memadai di berbagai bidang kemiliteran. Selain itu untuk pembinaan karier. Dia meminta personel yang dimutasi segera berkonsolidasi dan menyesuaikan diri di tempat kerja baru.

“Saya sudah berpesan agar mereka bekerja dengan tulus dan ikhlas. Dengan begitu niscaya dalam bekerja menghasilkan yang terbaik,” kata Dandim saat dihubungi Espos.

Dia mengucapkan terima kasih kepada personel yang memasuk MPP atas dedikasi dan keras mereka selama ini. Dandim berpesan mereka tetap menjalin silaturahmi dengan keluarga besar Kodim.