Tersangka Penipuan Gugat Praperadilan, Polresta Solo: Berkas Sudah P21!

Ilustrasi palu pengadil. (freedomworks.org)
07 Januari 2019 17:15 WIB Kurniawan Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Polresta Surakarta menegaskan tidak ada masalah terkait gugatan praperadilan yang diajukan Siti Maryani, tersangka penipuan dan penggelapan uang senilai Rp500 juta, ke Pengadilan Negeri (PN) Solo.

Kasatreskrim Polresta Surakarta, Kompol Fadli, justru menyayangkan karena gugatan itu baru diajukan setelah berkas kasus dugaan penipuan dan penggelapan atas nama Siti Maryani sudah dinyatakan lengkap (P21) oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo. “Berkas sudah P21, tinggal dilimpahkan saja,” tutur Kompol Fadli saat diwawancarai wartawan, Senin (7/1/2019).

Soal pengajuan gugatan praperadilan karena penanganan kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang tak prosedural menurut kuasa hukum Siti Maryani, Fadli lagi-lagi menyatakan tidak ada masalah. Fadli menyatakan bila memang penanganan kasus tidak prosedural mestinya berkasnya tidak akan dinyatakan P21 oleh jaksa.

“Kalau prosesnya salah kenapa bisa P21? Itu kan artinya menurut jaksa berkas sudah lengkap,” imbuh dia.

Sebagaimana diberitakan, Kapolresta Surakarta, Kasatreskrim dan penyidik Polresta Surakarta digugat praperadilan oleh tersangka kasus penipuan dan penggelapan uang senilai Rp500 juta. Tersangka penipuan atas nama Siti Maryani menilai penanganan kasusnya tidak prosedural.

Menurut keterangan kuasa hukum penggugat, M. Syafri Noer, pengajuan gugatan praperadilan disampaikan ke PN Solo pada 3 Desember 2018. Dua hari berselang dia menyampaikan adanya gugatan tersebut kepada penyidik Satreskrim.

Kuasa hukum penggugat juga mempermasalahkan penetapan Siti Maryani sebagai DPO polisi. Kuasa hukum penggugat meminta agar polisi menunggu hingga proses persidangan praperadilan di PN Solo selesai sebelum mengambil langkah berikutnya.

“Kalau gentleman ya tunggu sidang sampai selesai dong,” pinta Syafri

Sidang lanjutan gugatan praperadilan dengan agenda jawaban kuasa hukum polisi atas alasan pengajuan gugatan kuasa hukum penggugat digelar Senin di Pengadilan Negeri (PN) Solo. Sidang berikutnya dengan agenda pembacaan replik oleh kuasa hukum penggugat atas jawaban kuasa hukum tergugat digelar pada Selasa (8/1/2019) pagi.