Pria Salatiga Terciduk Bawa Sabu-Sabu di Boyolali, Kurir?

Wakapolres Boyolali Kompol Zulfikar Iskandar menunjukkan barang bukti narkoba milik Beni Agung Susanto 37, warga Salatiga, yang ditangkap di Ampel pada Kamis (3/1/2019). (Solopos - Akhmad Ludiyanto)
07 Januari 2019 21:15 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Beni Agung Susanto 37, warga Kridamukti, Salatiga, ditangkap aparat Polres Boyolali karena kedapatan menyimpan narkoba jenis sabu-sabu, Kamis (3/1/2019). Penangkapan dlakukan di Desa Kaligentong, Kecamatan Ampel, Boyolali.

Penangkapan itu berawal dari adanya informasi yang diterima Satres Narkoba Polres Boyolali pada Rabu (2/1/2019) sekitar pukul 14.00 WIB bahwa akan ada transaki narkoba di salah satu tempat di desa tersebut.

Informasi tersebut menyebutkan transaksi akan dilakukan sehari sesudahnya atau Kamis (3/1/2019). Anggota Satres Narkoba langsung menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan penyelidikan.

Pada hari-H, aparat melakukan pengintaian di lokasi sesuai informasi. Tiba saatnya, sekitar pukul 15.30 WIB polisi melihat seorang laki-laki datang ke lokasi mengendari Honda Beat berpelat H 3246 VB mengambil sebuah benda di pinggir jalan.

Tak mau kehilangan buruan, polisi segera menangkap laki-laki yang kemudian diketahui bernama Beni Agung Susanto itu. Polisi menggeledah Beni dan mendapati sabu-sabu yang dibungkus dalam plastik klip.

Laki-laki yang sudah berkeluarga itu kemudian dibawa ke Mapolres untuk diperiksa lebih lanjut berikut sepeda motor dan ponsel yang dipakai untuk berkomunikasi. Kapolres Boyolali AKBP Kusumo Wahyu Bintoro melalui Wakapolres Kompol Zulfikar Iskandar mengatakan, berdasarkan keterangan tersangka, barang tersebut diperoleh dari sesorang warga binaan Lembaga Permasyarakatan (LP) Kedungpane, Semarang.

“Jadi dia peroleh barang itu dari seorang warga binaan Kedungpane,” ujar Zulfikar didampingi Kasat Narkoba AKP Arifin Suryani, Senin (7/1/2019) di Mapolres setempat.

Dia menduga Beni tidak hanya pengguna tetapi juga kurir narkoba. Polisi akan berkoordinasi dengan LP Kedungpane untuk mengungkap pelaku lain yang terlibat.

Sementara itu, kepada wartawan Beni mengatakan narkoba tersebut dipakai sendiri untuk menambah semangat kerja. “Itu untuk saya sendiri. Kalau saya sudah merasa kelelahan, saya pakai [sabu-sabu],” kata Beni yang mengaku seorang wiraswasta ini.