Masjid Al Aqsha Klaten Dilengkapi Fasilitas Gratis Terapi Ikan

Foto:Warga merasakan terapi ikan di salah satu kolam Masjid Agung Al AqshaKlaten, Jumat (4/1 - 2019). (Solopos/Taufiq Sidik P)
07 Januari 2019 08:00 WIB Taufik Sidik Prakoso Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN – Ada yang baru di Masjid Al Aqsa Klaten. Kolam di masjid Al Aqsa Klaten dilengkapi fasilitas gratis terapi ikan.

Waham, 36, bersama Marbiah, 70, mendatangi salah satu kolam Masjid Agung Al Aqsha Klaten selepas Salat Jumat. Mereka lantas duduk di tepian kolam yang hampir sejajar dengan jalan dan memasukkan kedua kaki ke kolam.

Belum lama menenggelamkan kaki, ikan-ikan berwarna hitam berdatangan menggigit telapak kaki ibu dan anak warga Desa Ngawonggo, Kecamatan Ceper, Klaten tersebut. Waham seketika mengangkat kaki sembari tertawa.

Ia kembali memasukkan kaki ke kolam. Kali ini, Waham cukup lama menenggelamkan kakinya meski sesekali menutup wajah lantaran geli. “Rasanya itu geli. Terkadang ada rasa sakitnya juga terutama pada bagian kaki yang kering,” kata Waham saat berbincang dengan Solopos.com, Jumat (4/1/2019).

Merasakan sensasi terapi ikan di kolam Masjid Agung Al Aqsha Klaten baru kali pertama dirasakan Waham dan Marbiah. Mereka menjajal terapi tersebut setelah kerap melihat banyak jamaah masjid yang mampir ke kolam di sisi selatan masjid. “Marake kepengin mrene meneh [membuat ingin ke sini lagi],” kata Marbiah.

Geli

Terapi gratis

Foto: Warga merasakan terapi ikan di salah satu kolam Masjid Agung Al Aqsha Klaten, Jumat (4/1/2019). (Solopos-Taufiq Sidik P)

Perasaan geli juga diungkapkan Riko, 26, ketika kali pertama memasukkan kakinya ke kolam ikan. ikan-ikan langsung berkerumun dan menggigit ujung-ujung telapak kaki mahasiswa UGM tersebut.

“Rasanya seperti digigit. Awalnya itu geli namun lama kelamaan nyaman juga. Saya sebenarnya sudah pernah lihat seperti ini di daerah asal saya. Namun, ikan-ikannya lebih kecil,” kata mahasiswa asal Lombok, NTB tersebut.

Waham, Marbiah, dan Riko sebagian warga yang siang itu menjajal sensasi terapi ikan. Terapi itu bisa dinikmati warga secara cuma-cuma alias gratis memanfaatkan salah satu kolam berukuran 5 meter x 15 meter dengan ketinggian air sekitar 20 sentimeter di sisi selatan masjid.

Pelaksana Humas Takmir Masjid Agung Al Aqsha Klaten, Iskandar, mengatakan awalnya kolam tersebut seperti kolam lain di masjid yang berlokasi di tepi jalan raya Jogja-Solo, Desa Jonggrangan, Kecamatan Klaten Utara yang difungsikan untuk memperindah kawasan masjid.

Namun, ada sejumlah warga yang mengusulkan ke takmir agar salah satu kolam ditebari ikan untuk terapi. Usulan itu disetujui hingga ikan ditebar di salah satu kolam.

“Baru tiga bulan terakhir ada ikan sekaligus penambahan air mancur. Namun, khusus kolam yang ada ikan terapinya itu air mancur tidak diaktifkan. Jenis ikannya apa saya kurang tahu yang jelas banyak dan kerap digunakan untuk terapi,” kata Iskandar.

Daya Tarik

Foto: Warga merasakan terapi ikan di salah satu kolam Masjid Agung Al Aqsha Klaten, Jumat (4/1/2019). (Solopos-Taufiq Sidik P)

Kolam tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang datang ke masjid tersebut. Tepian kolam kerap dipenuhi warga menikmati terapi ikan gratis. “Hampir setiap hari itu ramai. Apalagi saat musim liburan kemarin. Rata-rata memang dari luar kota. Namun, kami ingatkan kolam tidak untuk berenang,” urai dia.

Iskandar mengaku selama ini keberadaan kolam terapi ikan mendapat respon positif dan melengkapi fasilitas bagi warga yang mendatangi masjid setempat. “Jamaah kerap menyampaikan merasa nyaman. Perasaan capai hilang setelah terapi ikan,” tutur Iskandar.