Jumlah Penumpang di Bandara Solo Turun, Gara-Gara Tol?

Bandara Adi Soemarmo Solo. (Solopos/Dok)
09 Januari 2019 18:15 WIB Farida Trisnaningtyas Solo Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Jumlah penumpang pesawat yang berangkat maupun datang di Bandara Adi Soemarmo Solo selama libur Natal dan Tahun Baru 2019 lalu turun drastis hingga 34 persen.

Data tersebut diperoleh selama pembukaan posko terpadu menyambut liburan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 di Bandara Adi Soemarmo Solo sejak 20 Desember 2018 hingga ditutup pada Senin (7/1/2019).

Berdasarkan catatan petugas Bandara tersebut, jumlah penumpang pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru kali ini turun drastis hingga 34%. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah turut melaksanakan Posko Terpadu Nataru sehingga terlaksana dengan lancar, terkendali, dan aman. Meskipun saat ini cuaca ekstrem, alhamdulillah tidak ada kejadian yang tidak diharapkan,” ujar Airport Operation and Services Department Head PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo, Iwan Novi H., saat seremonial penutupan posko, Senin.

Petugas Humas Bandara Adi Soemarmo, Danar Dewi, mengatakan penutupan posko dihadiri perwakilan airlines, airnav, KKP, TNI AU, dan anak perusahaan.

Lebih lanjut, Iwan memaparkan pergerakan pesawat, penumpang dan kargo di Bandara Adi Soemarmo mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Petugas bandara mencatat untuk pergerakan pesawat turun 28% dari 1.244 menjadi 893, sementara penumpang turun 34% dari 183.564 orang menjadi 120.876 orang, dan kargo turun 27% dari 437.024 menjadi 318.326.

Menurutnya, penurunan diprediksi karena adanya dukungan transportasi darat dengan dibukanya jalan tol Trans Jawa. Namun demikian, dia mengklaim pelayanan di Bandara Adi Soemarmo selama Nataru tetap dilaksanakan semaksimal mungkin dan tidak ada kejadian yang menonjol.

Sebelumnya, Station Manager Citilink Bandara Adi Soemarmo, Rudi, mengakui adanya penurunan jumlah penumpang saat libur Natal dan Tahun Baru lalu. Penurunannya mencapai 10%, sementara tingkat keterisian kursi (load factor) flight rata-rata 80% per hari.

Menurutnya, penurunan jumlah penumpang ini kemungkinan besar karena dibukanya akses jalan tol. Jalan bebas hambatan ini dinilai mempermudah masyarakat untuk melalui jalan darat dengan waktu yang juga lebih cepat.

Di sisi lain, Lion Air membatalkan pengajuan extra flight untuk libur Natal dan Tahun Baru. Rute penerbangannya adalah Solo-Bali (SOC-DPS) berangkat pukul 11.20 WIB dan DPS-SOC berangkat pukul 13.10 WIB untuk periode 20 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019.