KPU Sragen Kelebihan 2.400 Lembar Sampul C1 Logistik Pemilu 2019

Sejumlah anggota staf Sekretariat KPU Sragen memilah-milah sampul yang dibutuhkan per TPS di ruang pengesetan logistik KPU Sragen, Senin (7/1/2019). (Solopos - Tri Rahayu)
09 Januari 2019 13:15 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sragen kelebihan logistik berupa formulir C1 sebanyak 2.400 lembar yang dikemas dalam empat boks kardus. Kelebihan logistik tersebut diketahui setelah staf Sekretariat KPU Sragen mengepak sampul berdasarkan kebutuhan per tempat pemungutan suara (TPS) sejak sepekan lalu.

Kasubag Keuangan Umum dan Logistik KPU Sragen, Suprapto, saat berbincang dengan Solopos.com dan Ketua KPU Sragen Minarso serta Sekretaris KPU Sragen Cosmas Edwi Yunanto, Senin (7/1/2019), menunjukkan empat dus logistik yang sudah dipisahkan dengan logistik lainnya di ruang pengesetan logistik KPU.

Dia menduga pengiriman logistik ke KPU Sragen itu keliru karena di label boks kardusnya tertulis formulir model C tetapi di dalamnya berisi firmulir model C1. “Jadi isi dan label pada boks berbeda. Kelebihan ini nanti dikembalikan ke KPU provinsi. Untuk hasil pengesetan sampul lainnya yang jelas ada kelebihan dan kekurangannya tetapi jumlahnya belum diketahui. Jumlah kekurangan sampul itu nanti baru bisa diketahui setelah pengesetan selesai,” ujarnya.

Suprapto menyampaikan ada 12 jenis sampul yang dipilah-pilah untuk 3.360 TPS untuk persiapan Pemilu 2019. Belasan jenis sampul itu terdiri atas sampul suara sah, sampul suara tidak digunakan, sampul surat suara rusak, sampul surat suara tidak sah, sampul formulir model C1 berhologram, sampul salinan model C1 TPS ke PPS, sampul salinan model C1 TPS ke KPU kabupaten, sampul model A3, A4, A DPK, dan C7, sampul formulir model C, C2, dan C5, sampul salinan formulir model C TPS ke PPS, sampul salinan formulir model C TPS ke KPU kabupaten, dan sampul formulir C3, C6, dan A5, plus kabel ties sebanyak 10 buah.

Ketua KPU Sragen Minarso menjelaskan semua sampul itu nantinya diberikan ke masing-masing TPS. Dia mengatakan setiap TPS akan menerima 44 sampul. Dia menjelaskan pengesetan sampul tersebut sudah dilakukan sejak sepekan lalu dan diperkirakan sudah selesai 2/3 dari total sampul yang ada.

“Setelah selesai nanti hasilnya akan diketahui secara faktual berapa kekurangan dan kelebihannya. Hasilnya bisa dikirim ke KPU Provinsi Jateng untuk meminta tambahan atas kekurangan,” jelasnya.

Untuk logistik lainnya sudah siap, seperti kotak suara, bilik suara, alat coblos, dan sebagainya. Dia menyatakan tinggal satu jenis logistik yang belum sampai di KPU Sragen, yakni surat suara. Dia mendapatkan informasi surat suara baru bisa dicetak pada pertengahan Januari ini.

Pengadaan surat suara di KPU Sragen, kata dia, didasarkan pada daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPSHP)-2 penyempurnaan yang sudah final. “Untuk DPT nanti tinggal pemeliharaan,” imbuhnya.