Tas Misterius Di GOR Indoor Boyolali Bikin Geger, Ternyata Isinya...

Polisi memeriksa lokasi penemuan tas mencurigakan di kompleks GOR Indoor Boyolali, Rabu (9/1 - 2019). (Solopos/Akhmad Ludiyanto)
09 Januari 2019 14:15 WIB Akhmad Ludiyanto/Suharsih Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Sebuah tas misterius warna hitam ditemukan di teras salah satu bangunan GOR Indoor Boyolali yang dipakai sebagai gudang penyimpanan logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Boyolali, Rabu (9/1/2019).

Petugas kebersihan gedung, Sriyono, yang menemukan tas itu khawatir tas berisi barang berbahaya dan melaporkan temuannya ke polisi. Aparat kepolisian langsung datang untuk mengamankan lokasi dengan memasang police line (garis polisi) mengelilingi gedung.

"Saya menemukan tas itu sekitar pukul 07.30 WIB, lalu saya laporkan ke polisi," kata Sriyono, 60, petugas kebersihan yang menemukan tas tersebut kepada wartawan di lokasi.

Sementara itu, Wakapolres Boyolali, Kompol Zulfikar Iskandar, mengatakan polisi mendapat laporan mengenai tas mencurigakan itu pukul 09.30 WIB. "Tas itu mencurigakan karena diletakkan oleh seseorang yang tidak diketahui identitasnya. Informasi tersebut dari petugas bersih-bersih tempat gudang logistik KPU di GOR Indoor Boyolali," jelas Zulfikar mengawali penjelasannya kepada wartawan di lokasi, mewakili Kapolres Boyolali AKBP Kusumo Wahyu Bintoro .

Zulfikar mengatakan tidak ingin underestimate atau menduga-duga isi tas tersebut sehingga langsung menghubungi tim Jihandak Polda Jateng untuk melihat isi tas tersebut. Namun, saat petugas Jihandak hendak memeriksa tas menggunakan alat x-ray, petugas mendapat informasi tas itu milik seorang anak sekolah.

"Jadi tas anak sekolah itu hilang diambil seseorang. Tim Jihandak kemudian berkoordinasi dengan Polres Boyolali dan memutuskan tetap memeriksa tas menggunakan x-ray untuk memastikan isi tas itu bukan barang berbahaya," jelas Zulfikar.

Setelah diperiksa, isi tas itu dipastikan aman. Di dalamnya hanya ada peralatan sekolah seperti pulpen, buku-buku, dan pakaian ganti. Hanya, menurut anak sekolah pemilik tas itu, dompetnya yang ada di tas itu hilang. Dompet itu berisi uang Rp50.000 dalam pecahan Rp10.000.

"Jadi untuk semua warga Boyolali kami sudah memastikan tas ini aman, tidak ada apa-apa, jangan diinformasikan yang macam-macam," tegas Zulfikar.

Anak sekolah pemilik tas tersebut lalu diarahkan ke Polsek Boyolali Kota untuk membuat laporan pencurian tasnya dan polisi akan melacak pencuri tersebut.