Solopos Hari Ini: Terang Benderang Prostitusi Online Solo

Harian Umum Solopos edisi Kamis (10/1 - 2018).
10 Januari 2019 10:00 WIB Ginanjar Saputra Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Perkembangan teknologi dan Internet memungkinkan praktik prostitusi online hadir dengan beragam modus. Para pekerja seks komersial (PSK) di Solo semakin canggih menyalahgunakan aplikasi untuk menyediakan layanan seks berbayar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Espos, modus pertama menggunakan media sosial seperti Twitter untuk promosi, lalu tawar-menawar dilakukan lewat aplikasi perpesanan seperti Whatsapp. Modus kedua memanfaatkan Michat, sebuah aplikasi berburu teman yang dilengkapi fitur obrolan.

Ulasan mengenai prostitusi online di Kota Solo itu menjadi kabar utama di Harian Umum Solopos edisi hari ini, Kamis (10/1/2019). Berita itu bisa disimak secara lengkap di E-Paper Solopos.

Selain itu, halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini juga menyajikan kabar terbaru tentang teror yang dilancarkan kepada pimpinan KPK. Teror tersebut berupa pelemparan bom molotov dan peletakan benda mirip bom di kediaman dua pimpinan KPK.

Tuntaskan Rentetan Teror ke KPK

Teror bom molotov menimpa dua pimpinan KPK, Rabu (9/1/2019). Teror yang dialami jajaran KPK tidak lepas dari belum tuntasnya sejumlah teror sebelumnya termasuk penyerangan air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan.

Dua bom molotov dilempar ke rumah Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif di Jl. Kalibata Selatan, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan. Sedangkan benda yang mirip bom atau fake bomb diletakkan di depan rumah Ketua KPK Agus Rahardjo di Perumahan Graha Indah, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat.

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya pada Harian Umum Solopos edisi hari ini, ada kabar utama mengenai pencairan dana insentif untuk pada guru mengaji di Jawa Tengah. Ada pula kabar terbaru mengenai proyek di sekitar Gladak, Solo di halaman Soloraya pada Harian Umum Solopos edisi hari ini.

Rp205 Miliar untuk Guru Mengaji

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah akan mencairkan dana insentif bagi guru Taman Pendidikan Alquran (TPQ) pada Februari mendatang. Dana senilai Rp205 miliar disiapkan pemprov untuk membayar insentif guru mengaji di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen saat menghadiri peresmian gedung Sudjiatmi Notomihardjo di Pondok Pesantren Kholifatullah Singo Ludiro Mojolaban, Sukoharjo, Selasa (8/1/2019).

Simak selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Ada Proyek, Gladak Ramai Lancar

Arus lalu lintas di wilayah sekitar Gladak, Solo, khususnya di Jl. Jenderal Sudirman terpantau ramai lancar di hari kedua dimulainya kembali proyek penataan kawasan di tempat itu, Rabu (9/1/2019). Pengerjaan proyek pemasangan batu alam di Jl. Jenderal Sudirman diawali dengan proses pengerukan aspal dan dan menyebabkan dilakukannya manajemen rekayasa lalu lintas (MRLL) oleh Dinas Perhubungan Kota Solo.

Berdasarkan pantauan Espos kemarin, terjadi peningkatan volume arus lalu lintas selama pada beberapa saat pada waktu tertentu. Meski begitu arus lalu lintas masih dapat mengalir dengan relatif lancar.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.