Masruri Sosialisasikan Visi Misi Lewat Apel Keliling

Sekretaris Daerah Boyolali, Masruri - Solopos/Akhmad Ludiyanto
10 Januari 2019 08:24 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Sekretaris Daerah (Sekda) Boyolali kini dijabat Masruri yang sebelumnya menjabat Kepala Inspektorat Boyolali. Dia dilantik 2 Januari 2019 menggantikan Sri Ardiningsih yang sudah pensiun beberapa waktu lalu. Dengan pelantikan yang bersamaan dengan momen awal tahun, Masruri ingin langsung bekerja membangun daerah sesuai tanggung jawab jabatannya.

Bagi Masruri juga pernah menjabat mantan Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D/Bappeda) ini, ada komitmen penting dalam menjalankan tugas barunya itu, yakni tidak menunda pekerjaan. Menurut pria kelahiran Boyolali 1963 ini, pekerjaan yang harus selesai pada hari itu harus selesai pada yang sama. “Sekda bertugas mendampingi Bupati dalam menjalankan visi dan misinya. Sehingga tidak boleh menunda pekerjaan. Tidak ada istilah pulang bawa PR [pekerjaan rumah],” ujarnya saat ditemui Solopos.com di ruang kerjanya, Rabu (9/1/2019).

Selain itu, dia juga berkomitmen menganggap kantor sebagai rumah kedua. Maksudnya, kata Masruri, kantor harus punya suasana yang harmonis selayaknya di dalam keluarga. “Tidak boleh ada perasaan yang tidak baik antara satu dengan lainnya,” imbuhnya.

Kedua komitmen ini ia jalankan sendiri dan tanamkan juga kepada ASN di semua organisasi perangkat daerah (OPD) melalui apel keliling yang ia lakukan setiap hari. Apel keliling ini juga ia manfaatkan untuk mensosialisasikan visi misi Bupati yang harus diwujudkan bersama-sama. “Saya apel di Setda, kantor saya, hanya hari Senin. Selebihnya saya apel keliling ke OPD-OPD secara bergantian untuk mengajak dua hal itu, sekaligus mensosialisasikan visi misi Bupati yang harus dicapai bersama-sama,” terangnya. Dengan dua komitmen penting tersebut, dia meyakini kinerja ASN Boyolali akan menjadi lebih baik lagi.