Solopos Hari Ini: Cekcok Berujung Ricuh di Penjara

Harian Umum Solopos edisi Jumat (11/1 - 2019).
11 Januari 2019 11:10 WIB Ginanjar Saputra Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Kericuhan yang melibatkan pembesuk dan narapidana terjadi di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IA Solo, Kamis (10/1/2019). Pembesuk napi adalah anggota laskar. Mereka menjenguk rekan mereka yang berada di rutan itu.

Mereka terlibat kericuhan dengan narapidana kriminal umum yang menempati Blok C1. Setelah kericuhan itu, 12 tahanan dan napi dipindahkan ke tiga lokasi berbeda. Mereka di antaranya Isan alias Abdullah Ihsan, 33; Rahmad Sardiansyah, 20; Komari alias Komar, 39; Harnang Tedy, 40; dan Geri Angger Raharjo, 19.

Kabar kericuhan di rutan Solo itu menjadi headline pada Harian Umum Solopos edisi hari ini, Jumat (11/1/2019). Berita tersebut bisa dibaca secara lengkap di E-Paper Solopos.

Selain itu, Harian Umum Solopos edisi hari ini juga menyoroti masalah prostitusi artis. Sebanyak lima inisial artis diungkap.

Transaksi Muncikari Rp2,8 M, Inisial 5 Artis Dibuka

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur (Jatim) mengembangkan jaringan prostitusi online yang menyeret artis VA dan model AS. Berawal dari rekening koran salah satu muncikari yang menjadi tersangka, polisi menemukan fakta mencengangkan.

Ada data transaksi Rp2,8 miliar yang tercatat dalam rekening itu. "Yang sudah ada buktinya dan ini menguatkan prostitusi online ini besar. Kami sudah mengambil hasil data dari mengambil rekening koran ini Rp2,8 miliar, besar sekali," ujar Kapolda Jatim Irjen Pol. Luki Hermawan di Mapolda Jatim di Surabaya, Kamis (10/1/2019).

Baca secara lengkap di: E-Paper Solpos.

Sedangkan di halaman Soloraya ada berita utama mengenai karaoke yang mulai dibatasi di Sukoharjo. Ada pula kabar penahanan kades Saradan, Sragen terkait kasus korupsi.

Giliran Moratorium Karaoke

Selain toko modern, Pemkab Sukoharjo juga memberlakukan moratorium izin pendirian karaoke hingga beberapa tahun mendatang. Hal ini untuk mengantisipasi menjamurnya tempat karaoke khususnya di kawasan Solo Baru.

Pemkab Sukoharjo memperpanjang moratorium izin toko modern hingga 2030 mendatang. Sebelumnya, batas waktu moratorium izin toko modern habis pada akhir 2018. Kebijakan serupa diambil Pemkab terhadap izin tempat hiburan yang mayoritas tersebar di kawasan Solo Baru.

Simak selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Kades Saradan Resmi Ditahan

Kejaksaan Negeri (Kejari) Sragen resmi menahan Kepala Desa (Kades) Saradan, Kecamatan Karangmalang, Sragen, Anis Tri Waluyo, Kamis (10/1/2019). Anis dijerat dengan kasus dugaan korupsi berupa suap dalam seleksi penerimaan perangkat desa (perdes).

Anis dijerat UU No. 20/2001 tentang Tindak Pidana Korupsi. Dia disangka melanggar Pasal 12 huruf e dan Pasal 9 UU No. 20/2001 juncto UU No. 31/1999 tentang indikasi unsur paksaan dan pemerasan serta indikasi delik pemalsuan oleh pegawai negeri atau penyelenggara negara.

Simak secara lengkap di: E-Paper Solopos.