Anak Tangga ke Puncak Lawu, Netizen: Aku Maunya Eskalator

Pintu jalur pendakian Cemoro Sewu Magetan masih ditutup, Rabu (12/9 - 2018) sore. (Solopos/Abdul Jalil)
11 Januari 2019 09:00 WIB Chelin Indra Sushmita Karanganyar Share :

Solopos.com, SOLO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar di bawah komando Juliyatmono bersiap membangun anak tangga menuju puncak Gunung Lawu. Proyek ini bertujuan mencegah pendaki tersesat atau hilang seperti dialami pemuda Magelang, Jawa Tengah, Alvi Kurniawan, 20.

Gagasan membangun anak tangga menuju Puncak Lawu dilontarkan Juliyatmono sejak debat Pilkada 2018 lalu. Juliyatmono telah meletakkan batu pertama proyek tersebut 17 Agustus 2018 lalu. Pemkab Karanganyar yakin pembangunan anak tangga itu tidak akan merusak alam sekitar.

Gagasan itu ditanggapi pro kontra  oleh warganet. Netizen menilai proyek itu bakal menghilangkan sensasi pendakian alami ke Puncak Lawu. Sejumlah warganet menilai pemasangan papan penunjuk jalan menuju ke Puncak Lawu lebih baik dibandingkan pembangunan anak tangga.

Tanggapan netizen soal pembangunan anak tangga ke Puncak Lawu itu disampaikan melalui kolom komentar capture berita Solopos.com yang dibagikan di akun Instagram @jelajahsolo, Kamis (10/1/2019).

"Ikut ketawa aja. Enggak mutu, gunung dibikin tangga dengan alasan biar pendaki enggak hilang dan memudahkan pendaki dalam pendakiannya?" tanya @yudycm25.

"Ra masuk, aku tidak mau kalau dibangun tangga. Aku maunya eskalator. Kalau bukan eskalator mending enggak. Kemudahan akses enggak usah nanggung2. Kalau bisa puncaknya diturunkan. Habis itu disediakan tempat jualan satai kelinci dan pentol celup," usul @anakbike_baik.

"Dibangun tangga? Memangnya yang mendaki gunung itu manusia lanjut usia?" tanya @mbakyuolshop.

"Jangan lupa dibangun hotel dan vila juga buat pendaki yang enggak bawa tenda. Tempat-tempat selfie juga harus disediakan biar semakin ramai gunungnya. Jadi, kalau ke Lawu enggak perlu lagi bawa tas. Kalau perlu warung di Lawu dibangun juga jadi resto," imbuh @okkkkkkky.

Pemkab Karanganyar memproyeksikan pembangunan anak tangga menuju ke Puncak Lawu mampu menyedot pengunjung, baik dari dalam dan luar negeri. Salah satu fungsi anak tangga menuju puncak Gunung Lawu, yakni memberi kemudahan bagi para pendaki sekaligus mencegah paran pendaki tersesat di Gunung Lawu.