Sejumlah Bangunan di Mojosongo Boyolali Rusak Diterjang Hujan dan Angin

Bangunan di Denggungan, Banyudono, Boyolali, ambruk beserta tembok sepanjang 20 x 2 m2 menimpa kandang ayam kosong, Sabtu (12/1 - 2019). (Solopos/Akhmad Ludiyanto)
12 Januari 2019 19:45 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI — Sejumlah bangunan rusak dan puluhan pohon tumbang saat hujan disertai angin melanda sebagian wilayah Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (12/1/2019), sekitar pukul 15.00 WIB.

Pantauan solopos.com di Desa Denggungan, Banyudono, sebuah tembok setinggi sekitar 2 meter dan panjang sekitar 20 meter di Dukuh Bulakan, ambuk. Tembok menimpa bangunan kandang ayam seluas 3 meter x 5 meter milik M. Idrus, 36. Kandang tersebut dalam kondisi kosong.

“Saya di dalam rumah mau siap-siap Salat Asar. Tiba-tiba turun hujan disertai angin yang sangat kencang. Saya lihat di balik jendala rumah, seng-seng beterbangan dan genting juga begitu. Kandang di samping rumah juga ambruk tertimpa tembok,” ujarnya saat ditemui solopos.com di rumahnya.

Pantauan solopos.com di lokasi lain, atap rumah milik Siswo Diarjo, 60, warga Dukuh Bulakan, Desa Denggungan, hancur tertimpa pohon besar. Hampir semua genting pecah dan menyisakan rangkanya.

“Kebetulan saya pas di ruangan lain sehingga tidak kebrukan [tertimpa] genting,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Desa Denggungan Junaedi mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan mengenai jumlah rumah warga yang terdampak peristiwa tersebut maupun pohon yang tumbang.

Sementara itu, sebuah bangunan tempat pembuatan batu bata di Desa Trayu juga rusak parah. Atap yang terbuat dari seng tersebut beterbangan diempas hujan angin. Empat pekerja yang ada di tempat tersebut berlari menyelamatkan diri ke pos kamling yang tak jauh dari tempat kerja mereka.

Di Kecamatan Sambi, sejumlah pohon juga tumbang akibat hujan angin tersebut. Seorang warga Dukuh Kembang, Desa Canden Tugimin, 60, mengatakan ada puluhan pohon di ladang yang tumbang. “Di Dukuh sini ada puluhan yang tumbang. Tapi tidak ada yang mengenai rumah,” ujarnya.