Kenapa PTN Mem-Blacklist Beberapa Sekolah Saat SNMPT? Ini Penyebabnya!

Ilustrasi ujian SBMPTN. (Ristekdikti.go.id)
13 Januari 2019 14:15 WIB Ayu Prawitasari Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) mem-blacklist beberapa sekolah dalam Program Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab.

Agar hal tersebut terjadi, Panitia Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo minta para guru SMA/SMK mendampingi murid mereka ketika mendaftar SNMPT. “Jadi saya imbau guru mendampingi siswa ketika memilih jurusan dan universitas. Jika sudah dinyatakan diterima kemudian tidak diambil kan sama saja mengambil kesempatan pendaftar lain,” ujar Ketua Panitia SPMB UNS Solo, Sutarno, kepada wartawan Solopos.com, Tamara Geraldine, melalui sambungan telepon, Sabtu (12/1/2019).

UNS Solo menerima siswa dari sekolah mana pun. Namun, beberapa universitas tidak menerima murid dari sekolah tertentu karena pada periode sebelumnya terbukti melakukan kecurangan.

Kecurangan terjadi saat pengisian nilai. Penyebab lainnya banyak siswa yang sudah mendaftar, namun tidak melakukan registrasi ulang. “Saya dengar ada perguruan tinggi yang melakukan blacklist pada salah satu sekolah, namun di UNS ini tidak,” ujar dia.

UNS akan menerima 2.000 mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN. Jumlah tersebut merupakan 30 persen dari total penerimaan mahasiswa baru UNS Solo tahun ini.

“UNS akan menerima 6.445 mahasiswa baru lewat jalur SNMPTN. Setidaknya memang 30 persen atau minimal 2.000 orang yang akan kami terima," ujar dia.

SNMPTN sudah dimulai sejak Jumat (4/1/2019) lalu. Tahapan awal adalah pengisian dan verifikasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) hingga Jumat (25/1). “Setelah itu pendaftaran jalur SNMPTN dibuka mulai 4 Februari sampai 14 Februari,” ujar dia.

Setiap pendaftar diperbolehkan mengambil dua program studi di satu PTN atau dua PTN. Pengumuman SNMPTN akan dilakukan pada 23 Maret. "Setelah SNMPTN maka dilanjutkan dengan seleksi dua jalur lain, yakni Seleksi Bersama perguruan Tinggi Negeri [SBMPTN] dan seleksi mandiri," ujar dia.

Masyarakat, khususnya para calon pendaftar yang memerlukan informasi lebih lanjut, kata Sutarno, dapat menggunakan layanan informasi resmi melalui laman SNMPTN di http://www.snmptn.ac.id.