Puncak Menara Masjid Al Aqsha Klaten Miring Bikin Warga Waswas

Seorang warga melintas di depan menara Masjid Agung Al Aqsha Klaten, Sabtu (12/1/2019). (Solopos - Ponco Suseno)
13 Januari 2019 14:15 WIB Ponco Suseno Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN -- Puncak menara Masjid Agung Al Aqsha Klaten yang miring menjadi sorotan warga. Selain membahayakan, miringnya puncak menara dari kuningan itu menimbulkan tanda tanya terkait kualitas bangunan lantaran baru dipasang 2-3 bulan lalu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, warga sekitar Masjid Agung Al Aqsha Klaten sudah mengetahui puncak menara masjid itu miring beberapa derajat ke arah timur dalam beberapa waktu terakhir. Puncak menara yang miring itu berbentuk kuningan dengan asma Allah SWT.

Panjang kuningan tersebut sekitar satu meter. “Saya tahunya sudah satu bulanan terakhir. Saya tahu karena saya sering main ke sini. Warga di sekitar sini sudah banyak yang tahu juga. Awalnya, miringnya tidak terlalu kelihatan. Saat ini, kemiringannya sudah terlihat jelas,” kata salah satu warga Bareng Lor, Klaten, Bagyono, 63, saat ditemui wartawan di kompleks Masjid Agung Al Aqsha Klaten, Sabtu (12/1/2019).

Bagyono mengatakan puncak menara itu semakin bertambah kemiringannya saat ada angin kencang di kawasan Klaten, Jumat (11/1/2019). Sebagai warga Klaten, Bagyono berharap puncak menara yang miring itu segera diperbaiki agar tak membahayakan warga yang sedang beraktivitas di bawahnya.

“Kalau dibiarkan terus otomatis berbahaya. Takutnya runtuh dan terjadi apa-apa [menimpa warga],” katanya seraya menambahkan menara itu tingginya mencapai 35 meter.

Miringnya puncak menara tersebut sudah diketahui takmir masjid atau pun petugas penjaga di masjid setempat. Petugas di masjid baru mengetahui puncak menara itu miring pada Jumat (11/1/2019) petang.

Ketua Takmir Masjid Agung Al Aqsha Klaten, Mustari, saat hendak ditemui Solopos.com, Sabtu (12/1/2019) pagi, tak berada di ruang kerjanya. Saat dihubungi nomor teleponnya tak merespons begitu juga pesan singkat yang dikirim Solopos.com tak dijawan hingga Sabtu malam.

“Sudah ada laporannya [terkait puncak menara masjid yang miring]. Setahu kami, itu terkena angin kencang, Jumat [11/1/2019] sore. Tapi, menara itu sudah di luar masjid [bukan menjadi urusan petugas/pengelola masjid],” kata salah satu petugas di masjid yang enggan disebutkan namanya.

Sebelumnya, salah satu keramik yang tertempel di atas pintu utama Masjid Agung Al Aqsha Klaten rontok, awal Desemeber 2018. Masjid Agung Al Aqsha dibangun dengan anggaran multiyears pada 2012-2015. Total anggaran pembangunan masjid yang dibuka Juni 2016 itu mencapai Rp65 miliar.