Padamkan Kebakaran di Bibis Luhur Solo, Petugas Damkar Tertimpa Kayu

Kondisi rumah warga yang hangus terbakar di Jl. Merbabu Selatan, Bibis Luhur, Nusukan, Banjarsari, Solo, Senin (14/1/2019). (Solopos - Nicolous Irawan)
14 Januari 2019 19:15 WIB Kurniawan Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Kebakaran hebat terjadi di Kampung Bibis Luhur RT 001/RW 021 Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Solo, tepatnya di sebelah utara SMAN 5 Solo, Senin (14/1/2019) pukul 09.05 WIB.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, rumah yang terbakar itu milik Sugito, 56. Namun, saat kejadian kebakaran, rumah tersebut sedang dalam keadaan kosong. Tidak ada korban jiwa atau pun luka dalam kejadian itu.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Solo, Gatot Sutanto, menjelaskan penyebab kebakaran diduga akibat aktivitas pembakaran sampah. Api lantas membakar rumah hingga ludes.

Kerugian materiil ditaksir Rp100 juta. "Kami kerahkan enam armada damkar ke lokasi. Dua menit setelah laporan masuk, tim sudah tiba di lokasi. Pukul 10.10 WIB api berhasil dijinakkan," tutur dia.

Gatot menuturkan upaya pemadaman api sempat diwarnai insiden jatuhnya kayu dan menimpa salah seorang petugas damkar. Beruntung saat itu petugas mengenakan helm sehingga tidak luka.

"Kami memang tekankan aspek safety kepada seluruh tim, seperti mengenakan helm saat menjalankan operasi pemadaman api. Beruntung petugas kami tidak mengalami luka tertimpa kayu," ujar dia.

Gatot mengimbau masyarakat tidak sembarangan membakar sampah. Apalagi setelah membakar sampah lalu ditinggal pergi saat api masih menyala. Aktivitas membakar sampah membahayakan orang lain.

Pemkot Solo telah mengeluarkan peraturan yang mengatur larangan membakar sampah di halaman rumah, di jalan, dan tempat-tempat umum. Ketentuan itu bersifat mengikat dan disertai sanksi.

“Jadi walau membakar sampah di rumah sendiri tetap tidak dibolehkan. Apalagi membakar sampah lalu ditinggal pergi begitu saja. Ada sanksi denda Rp50 juta dan kurungan bagi pelanggarnya,” urai dia.