Warga Karanganyar Temukan Mayat Perempuan Saat Jemur Pakaian

Anggota Polsek Karanganyar mendatangi lokasi penemuan jenazah perempuan di saluran irigasi Dukuh Sawahan, Kelurahan Tegalgede, Karanganyar, Senin (14/1/2019). (Istimewa - Polres Karanganyar)
14 Januari 2019 10:45 WIB Sri Sumi Handayani Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Warga Dukuh Sawahan, Kelurahan Tegalgede, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, dikejutkan penemuan mayat perempuan di saluran irigasi pada Senin (14/1/2019) pukul 06.00 WIB.

Informasi yang dihimpun Solopos.com dari berbagai sumber, mayat kali pertama ditemukan warga Sawahan RT 002/RW 015, Warni, 60. Saat itu, Warni hendak melakukan rutinitas pagi menjemur pakaian seusai mencuci.

Dia menjemur pakaian di depan rumah. Saat itulah, dia melihat sesuatu yang menarik perhatian di saluran irigasi.

Dia berinisiatif mendatangi lokasi untuk mengecek. Saat itulah dia melihat tubuh perempuan dalam posisi telentang di saluran irigasi. Dia memberitahukan hal itu kepada orang lain di sekitar lokasi kejadian, Suyono, 50.

Mereka kemudian melaporkan penemuan itu ke Polsek Karanganyar. Polisi menindaklanjuti laporan dengan mendatangi lokasi yang dimaksud.

Menurut informasi dari polisi, perempuan yang ditemukan dalam kondisi meninggal adalah warga Dukuh Ngrawoh RT 003/RW 015, Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Karanganyar, Sujiah, 60. Dia ditemukan tergeletak di saluran irigasi di area persawahan Dukuh Sawahan, Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Karanganyar.

Lebar saluran irigasi 50 sentimeter (cm) dan kedalaman 15 cm. Informasi yang beredar di lingkungan sekitar, perempuan lanjut usia itu berstatus janda.

Kapolsek Karanganyar, AKP Ridwan, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi, menyampaikan jenazah Sujiah dibawa ke RSUD Karanganyar untuk divisum. Hasil visum dokter menyebutkan terdapat luka lecet diduga karena terpeleset.

"Hasil pemeriksaan dokter jaga RSUD Karanganyar, terdapat luka lecet di kaki kiri diduga karena terpeleset. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Berdasarkan keterangan anak korban, Arif Kuncoro, korban memiliki riwayat darah tinggi. Keluarga menerima kematian korban sebagai musibah," kata dia.

Selain itu anggota Unit Inafis Polres karanganyar sudah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga. "Sudah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan."