Jemput Anak Selamatkan Keluarga Wonogiri Ini Dari Tertimbun Longsor

Warga bekerja bakti menyingkirkan timbunan material longsor di rumah Sugiyatno, 27, di Dusun Poncol RT 003/RW 007, Jeporo, Jatipurno, Wonogiri, Senin (14/1/2019). (Istimewa - Camat Jatipurno Suradi)
14 Januari 2019 18:40 WIB Rudi Hartono Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Satu keluarga di Dusun Poncol RT 003/RW 007, Desa Jeporo, Jatipurno, Wonogiri, selamat saat rumah yang mereka huni terhantam tanah longsor, Minggu (13/1/2019) pukul 13.30 WIB.

Akibat kejadian itu rumah keluarga tersebut rusak parah hingga material longsor menimbun sebagian area dalam rumah. Informasi yang dihimpun Solopos.com, Senin (14/1/2019), rumah itu dihuni satu keluarga terdiri atas tiga orang, yakni Sugiyatno, 27; istrinya, Dewi Anggini, 20; dan anak mereka, Anindita Navita Putri Anindya, 3.

Sebelum peristiwa terjadi, hujan deras mengguyur selama lebih kurang satu jam. Tiba-tiba tanah di lereng bukit setinggi lebih kurang 7 meter dan panjang 10 meter di belakang rumah Sugiyatno longsor.

Material longsor mengenai tembok rumah hingga mengakibatkan tembok di kamar tidur jebol sehingga material longsor masuk ke dalam rumah hingga ruang makan. Material longsor juga merusak atap bagian belakang rumah.

Beruntung, saat kejadian Sugiyatno bersama istrinya tengah menjemput anak mereka yang sudah beberapa lama tinggal di rumah orang tua Sugiyatno. Jarak rumah Sugiyatno dan rumah orang tuanya tak jauh. Mereka selamat.

Camat Jatipurno, Suradi, kepada Solopos.com, Senin, mengatakan Sugiyatno bersama istri dan anaknya untuk semantara mengungsi di rumah saudara mereka. Warga bersama personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), polisi, dan TNI bekerja bakti mengeluarkan material longsor yang menimbun bagian dalam rumah Sugiyatno, Senin.

Dia bersyukur keluarga Sugiyatno selamat dari bencana itu. Tak dapat dibayangkan jika saat itu mereka di kamar tidur. “Yang terpenting Sugiyatno dan keluarganya selamat. Jika ditaksir, Sugiyatno mengalami kerugian lebih kurang Rp30 juta. Saat ini yang dibutuhkan terpal, karpet, perlengkapan dapur, dan logistik. Alat-alat itu untuk mendukung upaya pemulihan kondisi,” ucap Camat.