Ribuan Lampion Imlek di Kota Solo Menyala 27 Januari 2019

Pekerja memasang lampion di Jl. Jenderal Sudirman, Solo, Sabtu (5/1 - 2019). (Solopos/M. Ferri Setiawan)
15 Januari 2019 17:05 WIB Ichsan Kholif Rahman Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Panitia perayaan Tahun Baru Imlek di Kota Solo tahun ini menyiapkan 4.000 lampion untuk dipasang di sejumlah lokasi. Panitia juga mendatangkan dua belas lampion berbentuk shio dari Kota Malang, Jawa Timur, untuk menghadirkan suasana baru.

Ketua Panitia Bidang Lampion, Henri Susanto, saat ditemui solopos.com di Gedung PMS Solo, Senin (14/1/2019), mengatakan penyiapan teknis segera selesai dan pada Jumat tanggal 25 Januari 2019 akan dilaksanakan percobaan menyalakan lampion. 

“Tanggal 27 Januari sudah menyala secara keseluruhan. Lampion shio akan tetap dipasang di Jl. Jenderal Sudirman beberapa waktu lagi. Dikarenakan proyek penataan Jl. Jenderal Sudirman pemasangan lampion shio pada depan Bank Indonesia ke utara,” ujarnya.

Henri Susanto menambahkan setiap lampion shio dipasang dengan jarak tidak terlalu jauh. 

Ketua Panitia Perayaan Tahun Baru Imlek Kota Solo, Sumartono Hadinoto, mengatakan Solo Imlek Festival akan digelar di Balai Kota Solo pada tanggal 20 hingga 23 Januari 2019. Pada tanggal 23 Januari 2019 akan digelar Haul Gusdur yang direncanakan di Benteng Vastenburg sehingga para jemaah bisa pula melihat berbagai lampion yang dipasang.

Menurutnya, tak ada pesta kembang api dalam perayaan Imlek demi mendukung Pemerintah Kota Solo yang melarang kembang api. 

“Yang paling berbeda Solo Imlek Festival kita mundurkan saat Cap Go Meh karena ada haul Gusdur. Perayaan Imlek Festival digelar di Balai Kota maka kami akan menyesuaikan tidak seperti yang digelar di Benteng Vastenburg. Kami akan memilih makanannya agar lebih pas, terlebih ada para santri,” ujarnya.

Sumartono berharap perayaan Tahun Baru Imlek di Kota Solo menjadi tujuan wisata yang terkenal seperti di kota-kota lainnya.