Video Mesumnya Disebar Mantan Pacar, Perempuan Sragen Lapor Polisi

ilustrasi pencabulan. (Solopos/Whisnu Paksa)
16 Januari 2019 19:15 WIB Moh Khodiq Duhri Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- FH, 21, seorang karyawan perusahaan swasta di Sragen melaporkan mantan kekasihnya, Maryono, 33, warga Dusun Purwosari, Desa Jurangjero, Kecamatan Karangmalang, Sragen, ke polisi.

Maryono diduga telah menyebar video saat dia dan FH melakukan hubungan layaknya suami istri pada akhir Desember 2018 lalu. Maryono merekam adegan tersebut tanpa sepengetahuan FH.

Setelah melakukan hubungan layaknya suami istri, hubungan sepasang kekasih itu bukannya bertambah mesra tetapi justru sebaliknya. Secara tiba-tiba, FH mengakhiri hubungan cintanya dengan Maryono.

Diduga lantaran sakit hati cintanya diputus di tengah jalan, pada 3 Januari 2019 Maryono mengirimkan rekaman video hubungan layaknya suami istri itu ke rekan kerja FH. Dalam sekejap, rekaman video mesum itu pun beredar luas di kalangan rekan-rekan kerja FH dan Maryono.

Atas dasar itu, FH melaporkan mantan kekasihnya itu ke Mapolres Sragen pada Selasa (15/1/2019). “Pelaku merasa sakit hati karena diputus cinta saat sudah telanjur cinta. Pelaku lalu menyebar video itu melalui aplikasi WA [whatsapp],” jelas Kasat Reskrim Polres Sragen AKP Harno mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan, Rabu (16/1/2019).

Hanya berselang dua jam setelah menerima laporan, polisi langsung menangkap Maryono. Polisi sebelumnya juga sudah meminta keterangan dari dua saksi yang menerima kiriman video mesum dari Maryono.

Maryono dijerat Pasal 27 ayat (1) UU No. 19/2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang No.11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Maryono yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dan terancam hukuman enam tahun penjara.

“Terdapat empat ponsel yang kami jadikan barang bukti dalam kasus ini. Ponsel itu digunakan untuk merekam, mengirim, dan menerima video tersebut,” jelas Harno.