Rekam E-KTP, Disdukcapil 3 Daerah Datangi Rutan Solo

Petugas Dispendukcapil Solo merekam data untuk pembuatan e-KTP warga binaan Rutan Solo, Kamis (17/1 - 2019). (Solopos/Nicolous Irawan)
17 Januari 2019 14:15 WIB Ratih Kartika Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Solo, Sukoharjo, dan Karanganyar, mendatangi Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I A Solo, Kamis (17/1/2019).

Mereka membawa peralatan untuk merekam data para penghuni Rutan yang belum memiliki kartu tanda penduduk (KTP) elektronik. Perekaman dilakukan sesuai wilayah asal warga binaan.

Kepala Dispendukcapil Solo, Suwarta, menjelaskan warga binaan asal Solo yang sudah merekam data untuk KTP elektronik ada 126 orang. Sedangkan yang belum merekam data KTP elektronik ada 38 orang. Dari 38 orang itu baru lima orang yang merekam data pada Kamis pagi.

Sisanya sebanyak 33 orang masih dilacak melalui finger print. Warga binaan yang belum membuat e-KTP akan dibuatkan e-KTP.

"Diharapkan nanti mereka tercatat sebagai penduduk dan bisa memakai hak pilih [pada Pemilu 2019]. Tak seorang pun yang terlewatkan. Semua akan bisa mendapatkan hak pilihnya," ujar Suwarta kepada wartawan di Rutan Kelas IA Solo, Kamis.

Warga binaan yang belum merekam data dipanggil satu-per satu supaya melakukan perekaman. "Melalui finger print [sidik jari] akan kelihatan karena akan terhubung dengan database pusat [Disdukcapil]. Apakah penduduk yang bersangkutan sudah rekam atau belum. Penduduk berusia 17 tahun maupun 16 tahun dan sudah menikah harus melakukan perekaman e-KTP," jelas Suwarta.

Gerakan serentak perekaman data KTP elektronik di kalangan penghuni rutan merupakan imbauan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan bekerjasama dengan Kemenkumham. Tidak boleh ada seorang pun penduduk yang terlewatkan hak pilihnya karena belum memiliki e-KTP.

Selain di Rutan, Dispendukcapil Solo akan memanggil penduduk Kota Bengawan yang belum melakukan perekaman. Perekaman e-KTP akan dilakukan sebelum 17 April 2019.

Ada 1.026 warga Solo yang belum terekam dalam e-KTP. "Kami sudah petakan data-datanya by name [namanya], by address [alamatnya]. Setelah perekaman di rutan selesai nanti kami akan melakukan penuntasan warga yang belum rekam. Akan dilakukan pemanggilan maupun jemput bola kepada warga," ujar Suwarta.

Kepala Rutan Kelas IA Solo, M. Ulinuha, mengatakan perekaman data e-KTP warga binaan sudah dijadwal. Kamis pagi jatahnya warga binaan asal Solo. Selanjutnya warga binaan Sukoharjo melakukan perekaman pada Kamis siang.

Perekaman akan dilakukan Rutan pada Kamis-Minggu (17-19/1/2019) secara bergantian. "Perekaman akan dilakukan oleh petugas Disdukcapil masing-masing wilayah. Warga binaan yang sudah terekam datanya sebagai pemilih pada Pemilu Gubernur tidak akan direkam lagi. Bagi warga binaan dari Jawa Timur maupun luar Jawa akan diserahkan kepada KPU Solo," ujar Ulinuha kepada wartawan, Jumat (17/1/2019).