Tak Cuma Organisasi Pendekar, PSHT Solo Galang Bantuan untuk Korban Tsunami

Pengurus Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Solo Irwan Susanto (kiri) dan Purwanto (kedua dari kiri) menyerahkan bantuan kepada pengurus Yayasan Solo Peduli untuk disalurkan kepada korban tsunami Selat Sunda, Kamis (17/1/2019). - Mariyana Ricki P.D.
17 Januari 2019 20:00 WIB Mariyana Ricky Prihatina Dewi Solo Share :

 Solopos.com, SOLO—Wakil Ketua IV Bidang Sosial, Hubungan Masyarakat, Advokasi dan Hukum PSHT Cabang Solo, Purwanto, mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian kepada sesama.

“PSHT bukan sekadar perguruan silat, tapi juga mengajarkan budaya adiluhung dan budi pekerti. Ajaran PSHT salah satunya urip iku urup, menjadi pelita dan manfaat bagi orang lain semampu kita,” kata dia seusai menyerahkan bantuan di Kantor Solo Peduli, Jl. Adisucipto No. 190, Solo.

Purwanto menyebut bantuan itu merupakan saweran dari lima ranting PSHT se-Solo.

Direktur Umum Solo Peduli, Sidik Anshori, mengatakan setelah gempa Palu dan tsunami Selat Sunda, tercatat ratusan baitul mal, kelompok pengajian, sekolah, dan lembaga lain menyalurkan bantuan. Bantuan tersebut diserahkan secara bergelombang bersamaan dengan pengiriman sukarelawan.

Dia mengungkapkan pada 2018, Solo Peduli mendapat amanah menyalurkan zakat kepada 211.874 penerima manfaat. Sementara pada 2019, pihaknya menargetkan satu juta penerima. Beberapa strategi yang dilakukan agar target itu tercapai adalah menambah jumlah hewan kurban pada Iduladha menjadi 5.000 ekor.

“Kami sudah melakukan konsolidasi tahunan bersama panitia pengumpul zakat se-Jawa Tengah, serta membina desa dan kelompok penghimpun dana dengan lebih serius. Targetnya tahun ini lima kali lipat, cukup besar sehingga perlu keseriusan,” kata dia saat dihubungi Solopos.com.