Kawanan Maling Gasak Rp300 Juta di Gudang Toko Sembako Klaten

Toko Jodo di Jl. Pemuda Klaten, Kamis (17/1/2019). (Solopos - Ponco Suseno)
17 Januari 2019 17:25 WIB Ponco Suseno Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN -- Kawanan maling terdiri atas empat orang menyatroni gudang sembako Toko Jodo milik Sutrisno, 70, di Kelurahan Bareng, Klaten Tengah, Kamis (17/1/2019) pukul 07.30 WIB.

Di gudang sembako itu, kawanan maling itu menggondol uang satu kresek senilai Rp300 juta, sejumlah perhiasan, dan surat-surat berharga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, pagi itu Sutrisno yang biasanya tidur di gudang baru saja membuka toko dan fokus melayani pembeli. Gudang dan toko itu berada di pinggir Jl. Pemuda Klaten dan berjarak kurang lebih 100 meter.

Saat Sutrisno melayani pembeli di toko, di gudang hanya ada tiga anggota keluarganya yang sudah tua. Salah satunya menggunakan kursi roda.

Tiba-tiba, empat laki-laki berpakaian batik mendatangi gudang sembako itu, Kamis pagi. Keempat orang itu berboncengan mengendarai dua sepeda motor. Setiba di gudang, mereka langsung masuk.

Dua orang mengajak bicara penghuni gudang. Mereka mengaku petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN). Pada saat bersamaan, satu orang laki-laki lain menjelajah gudang guna mencari uang dan barang berharga.

Orang keempat menunggu di luar sambil mengawasi kondisi sekitar gudang. Para penghuni rumah fokus pada dua orang yang mengaku petugas PLN hingga tak sadar ada seorang lain yang masuk ke dalam gudang.

Orang tersebut bahkan sampai masuk ke kamar tidur. Di situ, dia mengambil uang yang disimpan di tas kresek warna hitam di dalam kamar. Uang itu senilai Rp300 juta.

Selain uang, pencuri juga menggasak sejumlah perhiasan dan beberapa surat berharga, seperti giro. Saat penghuni gudang sadar, mereka sudah terlambat. Kawanan pencuri itu langsung kabur meski sempat diteriaki maling oleh penghuni gudang sembako.

“Perhiasan yang dicuri ada emas 5 gram, 10 gram, dan lainnya. Anak saya sudah lapor ke polisi. Lebih lanjutnya, silakan ke polisi saja,” kata Sutrisno saat ditemui wartawan di tokonya, Kamis siang.

Kapolsek Klaten Kota, AKP Suyadi, mewakili Kapolres Klaten, AKBP Aries Andhi, mengaku sudah memperoleh laporan adanya pencurian di Toko Jodo Klaten. Namun kasus tersebut ditangani Polres Klaten.

“Yang menangani Polres Klaten. Intinya masih dalam penyelidikan. Semoga segera terungkap,” katanya.

Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Didik Sulaiman, mewakili Kapolres Klaten, AKBP Aries Andhi, mengatakan sudah mengolah tempat kejadian perkara (TKP). “Tim masih ada di lapangan. Kalau sudah ada perkembangan, kami beritahu lebih lanjut,” katanya.