Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pertama Di Solo Diresmikan, Belum Layani BPJS

Kepala DKK Solo Siti Wahyuningsih (kiri) menyerahkan surat izin operasional RSGM Soelastri kepada Rektor UMS, Sofyan Anif, saat peresmian RS itu, Senin (21/1/2019) pagi. (Solopos - Ichsan Kholif Rahman)
21 Januari 2019 17:15 WIB Ichsan Kholif Rahman Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Soelastri Universitas Muhammadiyah Surakarta resmi dibuka, Senin (21/1/2019).

Bangunan sembilan lantai di Jl. Slamet Riyadi depan Solo Grand Mall (SGM) itu menjadi rumah sakit khusus gigi dan mulut pertama di Kota Solo. 

Direktur Utama RSGM Soelastri, Noor Hafidah Widyastuti, saat ditemui Solopos.com saat peresmian RSGM Soelastri, Senin, mengatakan RSGM Soelastri merupakan sarana pendukung bagi fakultas kedokteran gigi UMS yang memiliki Unit Gawat Darurat (UGD) selama 24 jam dan rawat jalan seperti pelayanan konservasi gigi, kedokteran gigi anak, dan penyakit mulut.

“Nama Soelastri ini bentuk penghargaan kepada beliau yang merupakan salah satu tokoh pendiri UMS. Saat ini seluruh perizinan telah selesai seperti Izin Mendirikan Bangunan [IMB] dan izin operasional rumah sakit,” ujarnya.

Ia menambahkan saat ini RSGM baru bisa menerima pasien umum. Untuk pasien BPJS sedang dalam proses pengurusan persyaratan. Soal pengolahan limbah, RSGM bekerja sama dengan pihak ketiga.

Sementara itu, Rektor UMS, Sofyan Anif, mengatakan saat ini rumah sakit gigi dan mulut di Provinsi Jawa Tengah masih terbatas. Muhammadiyah memiliki komitmen khususnya dalam bidang Pendidikan dan Kesehatan dan kontribusi nyata.

Ia berharap RSGM Soelastri dapat semakin berkembang di masyarakat. Putra Soelastri, Soelastomo, mengaku tidak bisa berkata-kata karena sangat bahagia nama ibunya diabadikan menjadi nama rumah sakit yang sangat megah.

Dia mengatakan sebagai warga Muhammadiyah, dengan berkembangnya Muhammadiyah yang masif, harus tetap mengingat petuah para pendahulu yakni hidupilah Muhammadiyah dan jangan hidup dari Muhammadiyah.

Kepala Dinas Kesehatan, Siti Wahyuningsih, mengapresiasi dibangunnya rumah sakit khusus gigi dan mulut di depan mal serta jalan protokol. Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab bersama masyarakat dalam terselenggaranya pelayanan kesehatan.

Dengan semakin berkembangnya rumah sakit di Kota Solo, menurutnya akan terbentuk pelayanan yang lebih baik dengan berbagai fasilitas. Ia berharap RSGM Soelastri dapat segera menjalin kerja sama dengan BPJS sehingga dapat membantu masyarakat.

Gigi dan mulut juga merupakan persoalan yang sangat sering dialami masyarakat. Dengan adanya RSGM Soelastri, diharapkan masyarakat lebih sadar akan pentingnya kesehatan gigi dan mulut.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dahlan Rais, mengatakan Muhammadiyah adalah garis depan dalam kesetaraan gender terbukti hampir seluruh nama gedung di UMS bernama sosok perempuan. Mewakili, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nasir, ia menilai RSGM Soelastri adalah rumah sakit yang nekat karena mendirikan bangunan di jantung kota. Ia berharap RSGM Soelastri segera menjadi rumah sakit bertaraf internasional.