Pasti Seru, Modin Tantang Kades di Pilkades Juwiring Klaten

Warga di Juwiring mengantarkan Sugiarto berpeci, dua dari kanan mendaftarkan diri sebagai calon kepala desa di Juwiring, Klaten, Senin (21/1/2019).(Solopos - Ponco Suseno)
21 Januari 2019 19:15 WIB Ponco Suseno Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN – Kepala Desa (Kades) Juwiring, Sumadi dan salah satu anak buahnya yang menjabat sebagai kepala urusan (kaur) umum dan perencanaan alias modin, Sugiarto bakal bertarung di pemilihan kepala desa (pilkades), Rabu (13/3/2019).

Meski bakal saling berebut simpati ke 1.623 pemilih suara, Sumadi dan Sugiarto berkomitmen menjaga kerukunan dan kondusivitas wilayah di Juwiring.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, Pemerintah Desa Juwiring, Kecamatan Juwiring merupakan satu dari 270 desa yang menggelar pilkades serentak, Rabu (13/3/2019). Pemdes Juwiring menggelar pilkades menyusul akan berakhirnya masa jabatan Sumadi selaku kades, 16 Mei 2019. Sumadi terpilih sebagai kades di Juwiring periode 2013-2019.

Sesuai rencana, calon kepala desa (cakades) di Juwiring ada dua orang. Keduanya sama-sama perangkat desa di sini. Selaku panitia pilkades, kami mengimbau kepada kedua calon agar menjaga kondisivitas daerah. Taati setiap regulasi yang ada,” kata seksi pendataan pemilih di pilkades Juwiring, Sutanto, saat ditemui Solopos.com, di kantornya, Senin (21/1/2019).

Sutanto mengatakan sebanyak 1.623 pemilih di Juwiring tersebar 12 Rukun Tetangga (RT) dan lima Rukun Warga (RW). Nantinya, tempat pemungutan suara (TPS) akan didirikan di lapangan tenis di kompleks balai desa. Jumlah TPS disesuaikan berdasarkan tiga wilayah pemilihan di Juwiring.

Hari ini [kemarin], kami menerima berkas pendaftaran dari Pak Sugiarto [sesuai rencana, Pak Sumadi mendaftarkan diri sebagai cakades di pilkades 2019, Selasa (22/1/2019),” katanya.

Cakades Sugiarto mengatakan tertarik maju ke pilkades di Juwiring karena memperoleh dorongan dari warga setempat. Ke depan, Sugiarto ingin mewujudkan Juwiring yang lebih baik. Saat mendaftarkan diri, Sugiarto diantar sejumlah sukarelawan di desanya yang dikomandoi Adi Cahyono.

Saya sudah menjadi modin di Juwiring sejak tahun 1997. Setelah itu, pernah menjabat sebagai penjabat sekretaris desa (sekdes) dan penjabat kades. Saya ingin berdayakan kelembagaan di desa dengan baik. Meski saya mencalonkan diri, hubungan saya dengan Pak Sumadi saat ini masih baik. Koordinasi terkait dengan persoalan desa tetap terjalin dengan baik. Saya juga bertekad tak menggunakan politik uang di pilkades ini,” katanya.

Hal senada dijelaskan cakades lainnya, yakni Sumadi. Hingga sekarang, Sumadi masih fokus bekerja sebagai seorang kades di Juwiring. Di hadapan Solopos.com, Sumadi mengaku tetap menjalin hubungan baik dengan anak buahnya yang maju sebagai cakades, yakni Sugiarto.

Saya akan mendaftarkan diri sebagai cakades besok pagi [hari ini]. Saya ingin meneruskan pembangunan desa, di antaranya mempercantik wajah desa dengan membangun trotoar. Ke depan, saya juga ingin memaksimalkan BUM Desa agar membeli gabah petani. Di sini, mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani,” katanya.