Hujan Angin Kembali Obrak-Abrik Colomadu, Tembok De Tjolomadoe Roboh

Pagar tembok kompleks De Tjolomadoe di Colomadu, Karanganyar, sisi timur roboh diterjang lisus, Senin (21/1/2019). (Solopos - Iskandar)
21 Januari 2019 18:40 WIB Iskandar Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Angin kencang disertai hujan melanda kawasan Colomadu, Karanganyar, Senin (21/1/2019). Angin itu cukup kuat hingga merobohkan tembok pagar kompleks De Tjolomadoe sepanjang kira-kira 20 meter.

Selain itu, beberapa rumah warga dilaporkan rusak dan sejumlah pepohonan tumbang. “Pagar tembok De Tjolomadoe roboh saat hujan deras disertai angin kencang tadi. Akibatnya jalan timur De Tjolomadoe ke arah Dusun Banukan terputus total,” ujar Sekretaris Desa Malangjiwan, Colomadu, Edy Prabowo ketika ditemui wartawan di Colomadu, Senin (21/1/2019).

Selain merobohkan pagar tembok yang sudah berumur tua tersebut satu tiang listrik juga roboh tertimpa pagar tembok dan melintang di jalan. Salah seorang petugas keamanan De Tjolomadoe langsung menghubungi petugas PLN guna meminta bantuan.

Camat Colomadu, Yophy Eko Jatiwibowo, mengatakan akibat hujan deras disertai angin kencang beberapa rumah di Colomadu rusak. Selain itu puluhan pohon tumbang hingga ada yang menimpa dua sepeda motor di Desa Gedongan.

“Kami baru saja keliling desa melihat dampak lisus disertai hujan lebat tadi. Beberapa tempat memang ada rumah yang rusak, pohon tumbang, saluran air meluber. Namun kami belum bisa menaksir kerugiannya secara pasti. Nanti kami menunggu laporan komplet dulu,” kata dia.

Kepala Desa Gajahan, Hermanto, mengatakan hujan deras Senin siang mengakibatkan kantornya kebanjiran. Ini terjadi di antaranya karena permukaan jalan di depan kantor balai desa lebih tinggi dibanding lantai kantor balai desa.

“Setelah aspal jalan di depan kantor balai desa ini diperbaiki jalannya semakin tinggi. Akibatnya kalau hujan deras air masuk ke kantor ini,” ujar dia ketika ditemui di sela-sela membersihkan lantai dan menyingkirkan kursi-kursi ke luar kantor bersama sejumlah penggawa desa lainnya.

Sementara itu, dua kendaraan tertimpa pohon johar yang tumbang di Gedongan. Beruntung pengendara sepeda motor Yamaha RX King dan Honda Beat itu selamat.

“Angin kencang saat hujan tadi muter-muter seperti lisus sehingga pohon ini tumbang dan menimpa dua kendaraan. Untung orangnya selamat karena sedang makan mi ayam di tempat saya,” ujar penjual mi ayam, Tri Sumiati.

Kendaraan yang tertimpa pohon itu baru bisa diambil setelah pohon berdiamter kira-kira 30 sentimeter itu digergaji dan disingkirkan. Karena mengalami kerusakan cukup parah kedua kendaraan tersebut dibetulkan di bengkel dekat tempat kejadian.

Di Klodran, lisus juga menumbangkan sejumlah pohon jati dan merobohkan tempat penitipan sepeda di salah satu klinik setempat. “Selain itu juga ada atap salah satu ruko yang rusak karena kena angin,” ujar Yudho salah seorang warga setempat.

Ini merupakan kejadian angin kencang kedua dalam 10 hari terakhir di Colomadu. Sebelumnya puluhan rumah di beberapa desa di wilayah ini rusak dan roboh serta puluhan pohon juga tumbang setelah diamuk lisus atau angin puting beliung disertai hujan deras di Colomadu, Sabtu (12/1/2019) sore.