Pemuda Solo Dibekuk Polisi Karena Gelapkan Motor Warga Sragen

Motor matic Honda Vario hitam-putih berpelat AD 6042 YN disita Polsek Gemolong, Sragen, dalam kasus dugaan penggelapan, Jumat (25/1/2019). (Istimewa - Polsek Gemolong)
25 Januari 2019 13:45 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Seorang pemuda asal Kerten, Laweyan, Solo, Elis Rudiana, 27, dibekuk tim Unit Reserse Polsek Gemolong, Sragen, saat main ke rumah teman perempuannya di daerah Mondokan, Sragen, Kamis (24/1/2019).

Pemuda itu diduga menggelapkan motor Honda Vario berpelat AD 6042 YN milik Lazim Maskoro, 33, warga Nglangak RT 004, Kwangen, Gemolong, Sragen, Rabu (23/1/2019).

Kapolsek Gemolong AKP I Ketut Putra mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan saat dihubungi Solopos.com, Jumat (25/1/2019), menjelaskan peristiwa tersebut berawal saat Lazim nongkrong di warung hidangan istimewa kampung (HIK) di Dukuh Nglangak, Kwangen, Gemolong, pada Rabu pukul 21.30 WIB.

Saat itu tiba-tiba Elis datang dengan diantar seorang tukang ojek. “Kemudian Elis meminjam motor Lazim, yakni Honda Vario warna putih-hitam dengan alasan pergi ke rumah pamannya di dekat Toserba Luwes Gemolong. Setelah ditunggu, Elis tak kunjung kembali. Lazim menghubungi Elis lewat Whatsapp. Saat itu Elis menjawab motornya Lazim dibawa orang lain. Setelah itu nomor Elis tidak bisa dihubungi lagi. Atas kejadian itu, Lazim melapor ke Polsek Gemolong,” jelas Kapolsek.

Dia menjelaskan Lazim mengalami kerugian Rp7 juta. Berdasarkan laporan tersebut, Ketut melakukan olah kejadian perkara di lokasi kejadian dan meminta keterangan saksi-saksi. Setelah data lengkap, Ketut memerintahkan Unit Reserse Kriminal Polsek Gemolong untuk menyelidiki pelaku.

“Akhirnya, kami mendapat kabar pelaku ada di Mondokan. Dari kabar itu, tim meluncur ke Mondokan dan berhasil meringkus tersangka di rumah teman perempuannya. Tersangka ditahan di Mapolsek Gemolong untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tuturnya.