Siswa Demo Guru Lecehkan Siswi, Ini Penjelasan Kasek SMP Slogohimo Wonogiri

Aparat Polsek Slogohimo menenangkan siswa yang berunjuk rasa memprotes guru yang diduga melecehkan siswi di SMPN 1 Slogohimo, Wonogiri, Sabtu (27/1 - 2019). (Istimewa - Humas Polres Wonogiri)
27 Januari 2019 18:40 WIB Rudi Hartono Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI — Kepala SMP 1 Slogohimo, Martono angkat bicara terkait aksi demo ratusan siswa SMP 1 Slogohimo memprotes kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan HM, guru di sekolah itu.

Martono yang juga merangkap sebagai Kepala SMPN 1 Purwantoro saat dimintai konfirmasi Solopos.com membenarkan  adanya unjuk rasa para siswa di sekolah yang diampunya. Menurut dia, HM membantah tuduhan pelecehan seksual yang dialamatkan para siswa.

Martono mengatakan pihaknya telah melaporkan peristiwa tersebut kepada otoritas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). Mengenai tuntutan siswa, Martono menyerahkan kepada Disdikbud selaku lembaga yang berwenang atas penempatan tugas HM.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikbud Wonogiri, Suwanto, mengatakan seusai aksi kegiatan belajar dan mengajar kembali dilanjutkan.

Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Disdikbud Wonogiri, Retno Puspitorini, mengatakan Kepala Disdikbud, Siswanto, menerbitkan surat tugas untuk memeriksa HM, Senin (28/1/2019) besok ini.

Pemeriksa dilaksanakan tim yang terdiri atas dirinya, Kepala Seksi PTK SMP, pengawas daerah binaan, Kepala SMPN 1 Puhpelem, dan Kepala SMPN 1 Slogohimo. Rencananya, setelah memeriksa HM tim selanjutnya menggali informasi dari semua unsur di SMPN 1 Slogohimo.

“Betul,” kata Retno membenarkan bahwa guru yang diprotes adalah HM, guru Bahasa Inggris.

Sebagaimaan diberitakan sebelumnya, ratusan siswa SMPN 1 Slogohimo, Wonogiri berunjuk rasa di sekolah mereka memprotes sikap guru Mata Pelajaran Bahasa Inggris, HM, yang diduga berlaku tak senonoh terhadap siswi, Sabtu (26/1). Mereka menuntut HM tak mengajar lagi di sekolah tersebut.