Pasar Darurat Legi Solo Akan Dipasangi CCTV

Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo menyapa pedagang Pasar Legi di los pasar darurat, Rabu (14/11 - 2018) siang. (Solopos/Irawan Sapto Adhi)
29 Januari 2019 11:15 WIB Ichsan Kholif Rahman Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan memasang kamera closed circuit television (CCTV) di beberapa lokasi kios darurat Pasar Legi.

Hal itu sebagai upaya Pemkot memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pedagang yang menempati pasar darurat. Anggaran Rp50 juta dari coorporate social responsbility (CSR) Bank Central Asia (BCA) akan digunakan untuk keperluan itu.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo, Subagiyo, saat ditemui Solopos.com di Balai Kota, Senin (28/1/2019), mengatakan dana CSR dari BCA itu digunakan sebaik mungkin untuk melengkapi sarana prasarana pasar darurat.

Salah satu lokasi yang akan diprioritaskan untuk pemasangan kamera CCTV yakni di Jl. Sabang. Selain lokasi yang cukup jauh dengan Pasar Legi, lokasi itu paling berpotensi terjadi pencurian.

Jl. Sabang memiliki ruas jalan yang panjang sehingga diprioritaskan. “Seluruh lokasi pasar darurat Pasar Legi akan dipasangi CCTV, ditambah personel keamanan berjaga dalam 24 jam yang saat ini dibantu personel tambahan dari Paguyuban Pedagang Pasar Legi,” ujarnya.

Ia menambahkan tetap memprioritaskan keamanan barang milik pedagang terlebih saat malam hari. Ini seperti yang dilakukan di Pasar Klewer yang di berbagai lokasi terdapat personel keamanan.

Selain itu ada penambahan fasilitas berupa toilet dan kelistrikan untuk menyempurnakan los pasar darurat. Desain baru Pasar Legi direncanakan dibangun dua lantai dengan perincian basement, lantai dasar, dan lantai satu.

Bangunan baru diprakirakan tidak akan jauh berbeda dibanding bentuk Pasar Legi sebelumnya. Hanya ada tambahan basement sebagai lahan parkir dan bongkar muat dagangan.

Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, mengatakan revitalisasi pasar induk Soloraya itu segera dilakukan. Pemkot Solo mendapat bantuan dana dari pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan pemerintah pusat.

Ia menegaskan tahun ini Pemkot fokus pada penyelesaian Pasar Legi dan Pasar Klewer Timur yang belum tuntas.