Wisata Perahu Kali Pepe Solo, Bayar Rp10.000 & Siapkan Kameramu

Warga menyusuri Kali Pepe sambil menikmati keindahan lampion di Dermaga Sudiroprajan, Jebres, Solo, Selasa (29/1 - 2019) malam. (Solopos/Ferri Setiawan)
29 Januari 2019 21:00 WIB Candra Mantovani Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Grebeg Sudiro menjadi tanda kembali aktifnya wisata perahu khas perayaan Imlek 2570 (2019 M) di Kali Pepe selatan Pasar Gede Solo. Perahu wisata sudah menjadi ikon yang tidak pernah ketinggalan dalam setiap penyelenggaraan Grebeg Sudiro.

Sebagai hiburan, panitia Grebeg Sudiro mempertahankan wisata perahu. Wisata perahu tersebut mengajak para pengunjung menyusuri Kali Pepe sembari menikmati indahnya lampion yang dipasang di sepanjang aliran sungai. Banyak yang mengabadikan momen sekali setahun tersebut dengan berfoto di atas perahu bersama cahaya remang lampion di malam hari.

Panitia Grebeg Sudiro menambah becak air berbentuk naga dan bebek untuk melengkapi wisata Kali Pepe . Total, terdapat dua perahu dan dua becak air bisa digunakan pengunjung utuk menyusuri Kali Pepe sembari menikmati lampion Imlek.

Ketua Panitia Grebeg Sudiro Angga Indrawan mengatakan bahwa perahu wisata akan terus dipertahankan di setiap gelaran Grebeg Sudiro. Menurutnya, wisata menyusuri Kali Pepe memiliki potensi besar di masa depan.

“Perahu wisata tetap kami pertahankan karena untuk kepentingan kedepan bahwa Kali Pepe bisa dikembangkan menjadi kawasan wisata. Jadi kami akan terus menjadikan perahu wisata menjadi salah satu suguhan di rangkaian acara Grebeg Sudiro,” jelasnya saat dihubungi Solopos.com, Selasa (29/1/2019) malam.

Ke depannya, apabila masyarakat memiliki animo besar terhadap perahu wisata, tidak menutup kemungkinan wisata tersebut akan terus dioperasikan meskipun perayaan imlek dan Grebeg Sudiro sudah selesai.

“Kalau ke depan memang diminati masyarakat, wisata perahu bisa secara reguler berjalan. Umpamanya, setiap hari pekan atau setiap dua mingguan,” lanjutnya.

Wakil ketua panitia Grebeg Sudiro, Tomi Prihartanto, mengatakan perahu wisata Kali Pepe akan terus beroperasi hingga padamnya lampion. “Perahu wisata tetap ada malah ditambah becak air. Nanti rencananya akan terus beroperasi sampai lampu lampion mati [Imlek selesai] tanggal 5 [Februari] nanti,” kata dia di ruang panitia Grebeg Sudiro, Selasa.

Saat ini perahu wisata sudah bisa dinikmati para pengunjung. Menikmati lampion sembari menyusuri sungai Kali Pepe akan terasa romantis bagi yang bersama pasangannya. Para pengunjung cukup membayar Rp10.000 dengan kuota 6-7 orang dewasa dan Rp30.000/dua orang untuk becak air. Perjalanan menyusuri Kali Pepe dimulai dari dermaga Kelurahan Sudiroprajan menuju ke Kretek Gantung kemudian berputar kembali menuju ke dermaga.