Bupati Klaten Bikin Kegiatan Ngopi Bareng, Seperti Apa?

Bupati Klaten Sri Mulyani menyampaikan program yang digulirkan di Kecamatan Kemalang dan Klaten Tengah pada 2019 saat digelar kegiatan bertajuk Ngopi Merapi Bareng Bupati di Joglo Rumah Dinas Bupati Klaten, Jumat (25/1/2019).(Solopos - Taufiq Sidik Prakoso)
29 Januari 2019 01:00 WIB Taufik Sidik Prakoso Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN – Bupati Klaten Sri Mulyani menggelar kegiatan bertajuk Ngopi Merapi Bareng Bupati di Joglo Rumah Dinas Bupati Klaten, Jumat (25/1/2019) pagi. Kegiatan itu diikuti forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompinda), pimpinan OPD, serta muspika, pemerintah desa, dan perwakilan warga di Kecamatan Kemalang dan Kecamatan Klaten Tengah.

Bupati Klaten Sri Mulyani mengatakan kegiatan itu baru kali pertama digelar dan dijadwalkan bakal digelar rutin dengan mengundang perwakilan warga secara bergiliran dari seluruh kecamatan di Klaten.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan silaturahmi sambil menyampaikan program dari Pemkab di kecamatan yang mendapat giliran. Rencananya kami akan gelar secara bergiliran,” kata Mulyani saat ditemui wartawan seusai kegiatan, Jumat.

Selain ajang silaturahmi serta penyampaian program, kegiatan tersebut juga menjadi agenda mengenalkan salah satu potensi di Kabupaten Bersinar yakni kopi hasil produksi petani lereng Merapi. Kopi menjadi salah satu minuman yang disajikan dalam kegiatan tersebut. “Kegiatan ini juga untuk semakin mengenalkan kopi Merapi kepada seluruh warga agar semakin booming,” urai dia.

Pada kegiatan ngopi bareng yang digelar Jumat, Mulyani menyampaikan program yang digulirkan pemkab di wilayah Kecamatan Kemalang dan Kecamatan Klaten Tengah. Di Kecamatan Kemalang, Mulyani mengatakan tahun ini ada program perbaikan jalur evakuasi secara bertahap. Selain itu ada pembangunan Puskesmas Kemalang menjadi rawat inap serta pembangunan rumah dinas camat dan program Pamsimas di Desa Balerante.

Sementara, program di Kecamatan Klaten Tengah di antaranya pembangunan gedung pertemuan di Kelurahan Buntalan dan menggencarkan sosialisasi penanaman pohon di kawasan pertokoan guna mendukung program Klaten Kota Bunga Sejuta Warna.

Mulyani juga menyampaikan pada 2019 ada bantuan keuangan khusus (BKK) di Kecamatan Kemalang seilai Rp22,2 miliar dan wilayah Kecamatan Klaten Tengah untuk BKK kelurahan senilai Rp15,9 miliar dan BKK desa Rp5,1 miliar.