Bawaslu Karanganyar Rekrut 3.194 Pengawas TPS, Berminat?

ilustrasi pemilu. (Solopos/Whisnu Paksa)
29 Januari 2019 14:15 WIB Iskandar Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karanganyar akan merekrut petugas pengawas pemilu untuk ditempatkan di tempat pemungutan suara (TPS).

Rekrutmen pengawas TPS ini akan dilaksanakan pada pertengahan Februari mendatang. "Kami membutuhkan setidaknya 3.149 pengawas TPS yang akan kami tugaskan di semua TPS wilayah Kabupaten Karanganyar untuk mengawasi semua tahapan di TPS,” kata Kordiv Organisasi dan SDM Bawaslu Karanganyar, Sudarsono, melalui telepon selulernya, Minggu (27/1/2019).

Menurut dia, persyaratan serta mekanisme rekrutmen pengawas TPS itu saat ini masih menunggu petunjuk dari Bawaslu Provinsi Jawa Tengah. Namun, secara umum pengawas TPS harus memenuhi beberapa persyaratan yang ditentukan.

Persyarawatan itu di antaranya warga negara Indonesia (WNI) berusia minimal 25 tahun, setia kepada Pancasila, UUD 45, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Pendidikan minimal SMA atau sederajat, bukan anggota partai politik (parpol) atau sudah mundur sekurang-kurangnya lima tahun pada saat mendaftar, dan bersedia bekerja penuh waktu.

Terkait rekrutmen ini Bawaslu Karanganyar memprioritaskan warga setempat karena dalam tugasnya nanti pengawas TPS harus bisa mengenal karakteristik warga setempat. Dengan demikian pengawas TPS akan lebih jeli mengawasi setiap tahapan di TPS.

Tugas yang melekat sebagai pengawas TPS di antaranya mengawasi proses pemungutan dan penghitungan suara di TPS. Untuk itu, netralitas dan integritas adalah suatu keharusan.

"Pengawas TPS harus netral, harus berintegritas untuk pemilu yang berkualitas", harapnya.

Untuk meningkatkan kapasitas pengawas TPS, Bawaslu Karanganyar akan menggelar bimbingan teknik (bimtek) khusus mengenai tugas-tugas yang harus dikerjakan.