Umbul Ponggok Klaten Telan Korban, Warganet Bersimpati

Ilustrasi foto underwater di Umbul Ponggok Klaten (Instagram/aldo/canserio)
31 Januari 2019 09:00 WIB Chelin Indra Sushmita Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN Umbul Ponggok memakan korban. Seorang pengunjung Umbul Ponggok, Polanharjo, Klaten, meninggal dunia seusai melakukan sesi pemotretn underwater, Selasa (29/1/2019), siang.

Diberitakan Solopos.com, pengunjung bernama Sutarno, 56, warga Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat, meninggal dunia diduga akibat serangan jantung. Dia berkunjung bersama rombonganBalai Diklat Keagamaan Jakarta. Dia menjajal sensasi foto di bawah permukaan air Umbul Ponggok, kemudian merasa sesak napas.

Kabar kematian pengunjung Umbul Ponggok Klaten itu menuai simpati warganet. Sejumlah warganet meramaikan kolom komentar di Facebook Solopos.com yang membagikan berita tersebut. Mereka saling mengingatkan untuk berhati-hati ketika melakukan sesi pemotretan underwater.

"Sudah biasa. Hati-hati buat yang bertubuh gemuk. Rata-rata korbannya bertubuh gemuk," komentar Purwanti.

"Padahal, sebelum foto underwater sudah dikasih tahu kalau punya riwayat sakit jantung enggak boleh," imbuh Mas Mur.

"Buat foto profil terkadang memang butuh pengorbanan," imbuh Rizki Nur Shoim.

Seperti diketahui, keindahan alam Umbul Ponggok Klaten cukup tersohor. Foto keindahan bawah air Umbul Ponggok ramai menghiasi media sosial. Saking populernya, Umbul Ponggok selalu ramai dikunjungi wisatawan. Objek wisata yang satu ini juga sering dijadikan sebagai tempat latihan diving.

Umbul Ponggok Klaten juga sering dimanfaatkan untuk pemotretan underwater. Ada sejumlah ikan hias yang dipelihara di kolam sumber mata air alami tersebut. Kolam dengan kedalaman 1,5-2 meter ini memang sangat cocok untuk melakukan underwater photography. Meski demikian, pengunjung tetap harus berhati-hati, apalagi yang tidak bisa berenang dan memiliki riwayat penyakit tertentu.