Pernyataan Polisi Soal Pencurian Luwes Sragen Malah Bikin Heran Warganet

Kapolsek Sragen Kota Iptu Mashadi (dua dari kiri) berbincang dengan perwira Polres Sragen di depan kantor manajemen Toserba Luwes Sragen di lantai basement seusai melakukan olah TKP, Kamis (31/1 - 2019). (Solopos/Tri Rahayu)
01 Februari 2019 18:40 WIB Ginanjar Saputra Sragen Share :

Solopos.com, SOLO — Kasus pencurian uang senilai Rp1,2 miliar di Toserba Luwes Sragen membuat Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan, merasa heran. Ia heran dengan sikap pemilik toko yang memilih menyimpan uang sebanyak itu di brankas toko, bukan disimpan di bank.

"Permasalahannya kenapa uang sebanyak itu disimpan di brankas? Kenapa tidak disimpan di bank? Kalau mau ke bank tinggal telepon bank dan mereka mau datang. Korban ini masih merasa aman dengan brankas. Hal ini menjadi pelajaran bagi korban sendiri dan bagi masyarakat pada umumnya,” ujar Kapolres saat ditemui Solopos.com, Kamis (31/1/2019) siang.

Namun, rasa heran kapolres Sragen itu juga memunculkan rasa heran di kalangan warganet. Rasa heran itu ramai diutarakan warganet pada berita yang di-posting di halaman Facebook Solopos.com, Jumat (1/2/2019).

Beberapa warganet juga mengungkapkan pengalaman mereka yang pernah melapor kepada polisi namun mendapatkan pertanyaan yang mengherankan. "Polisi biasa nanya begitu, Saya pernah kaca mobil dipecah, waktu laporan malah ditanya 'kenapa naruh tas di mobil?'. Waktu itu saya jawab 'saya masukan di saku tidak cukup pak'," tulis pengguna akun Facebook Indrayanto.

Belum berhenti sampai di situ, rasa heran polisi tersebut juga memuculkan kelakar di antara warganet. "Judul sinetron azab terbaru 'Sang korban yang jadi salah, karena tidak menyimpan uang di bank'," tulis pengguna akun Facebook Mipho Syoxta.

"Yang ditanya balik bertanya: kenapa ada maling?" tulis pengguna akun Facebook Gofar.

Terlepas dari komentar mengenai pernyataan kapolres Sragen itu, warganet berharap aparat bergerak cepat menuntaskan kasus pencurian di Toserba Luwes Sragen. Mereka juga berharap polisi akan terus menjaga keamanan di wilayah yang merupakan tanggung jawab mereka.

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, brankas besar di Toserba Luwes Sragen dibobol pencuri, Kamis (31/1/2019) dini hari. Uang yang dilarikan pencuri mencapai Rp1,2 miliar.