Sentra Celana Kolor Kopen Boyolali Masih Eksis Suplai ke Pasar Klewer Solo

Kendaraan melintas di samping papan pengenalan potensi Desa Kopen, Kecamatan Teras, Boyolali, Kamis (31/1/2019). (Solopos - Akhmad Ludiyanto)
01 Februari 2019 01:00 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI--Desa Kopen Kecamatan Teras Boyolali terletak 6 kilometer (km) ke arah tenggara dari pusat kota Boyolali.

Di sebalah timur desa ini berbatasan dengan Desa Doplang, Kecamatan Teras, di sebelah selatan berbatasan dengan Desa Pucangmiliran, Kecamatan Tulung Klaten, di sebelah barat berbatasan dengan Desa Manggis, Kecamatan Mojosongo, di dan sebelah utara berbatasan dengan Desa Nepen, Kecamatan Teras.

Desa ini dihuni 3.800-an jiwa atau sekitar 1.180 keluarga yang sebagian besar bermatapencaharian burun tani. Desa ini memiliki lahan pertanian yang subur.

Selain berpotensi di bidang pertanian, desa ini juga memiliki potensi lain, yakni produsen celana pendek (kolor). Meskipun hanya digeluti empat industri rumahan, namun produk celana kolor Kopen ini cukup eksis.

Bahkan Pemkab Boyolali mengenalkan desa ini sebagai Sentra Industri Kecil Celana Kolor/Pendek melalui sebuah papan di salah satu pintu masuk desa setempat.

Sekretaris Desa Kopen Dimas Wahyu Hendi Irawan mengatakan industri yang dikerjakan di dalam rumah tangga ini sudah berlangsung sejak sekitar 10 tahun lalu. “Sentra ini dijalani empat keluarga dan sudah berlangsung sejak sepuluh tahun lalu dan kini terus berkembang,” ujar dia, saat ditemui Solopos.com di balai desa setempat, Kamis (31/1/2019).

Tenaga Kerja

Menurutnya, para pelaku industri ini sudah sebagian melibatkan kerabat maupun tetangga untuk membantu produksi jika pesanan meningkat. “Yang jelas usaha ini sudah bisa menghidupi para pelakunya, bahkan sudah bisa menyerap tenaga kerja bagi saudara atau tetangga kalau ada pesanan yang banyak,” imbuhnya.

Sementara itu, meski tidak diketahui secara pasti kapasitas produksi celana pendek ini, namun Hendi mengatakan proses produksi terus berjalan setiap hari. Selain itu, mereka juga sudah memiliki langganan tetap yang siap menampung produk mereka. Produksi celana kolor dikirim ke pedagang di Pasar Klewer, Solo.

Pemdes Kopen berharap potensi desa ini dapat terus berkembang sehingga dapat menyerap tenaga kerja lebih banyak. “Semakin banyak tenaga kerja yang terserap kesejahteraan pelaku industri dan warga di sekitarnya akan meningkat,” imbuhnya.