Kontraktor Siapkan Lahan PLTSa Putri Cempo

Lahan rencana pembangunan konstruksi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS) di kawasan TPA Putri Cempo, Mojosongo, Jebres, Solo, Jumat (23/11 - 2018). (Solopos/NIcolous Irawan)
02 Februari 2019 02:00 WIB Candra Mantovani Solo Share :

Solopos.com, SOLO—Proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Putri Cempo, Mojosongo, mulai dilaksanakan. Saat ini proses pembangunan PLTSa dalam tahap persiapan lahan.

Pantauan Solopos.com, Jumat (1/2/2019) pukul 11.30 WIB, di kawasan TPA Putri Cempo, Mojosongo, Solo sudah dipasangi pagar untuk menutupi kawasan proyek. Tampak beberapa alat berat sudah ada di dalam area pembangunan PLTSa.

Lahan yang akan digunakan juga sudah terlihat dibersihkan dan dilakukan penimbunan ulang dengan tanah. Beberapa pekerja juga sudah terlihat melakukan persiapan konstruksi untuk persiapan pembangunan PLTSa.

Koordinator Lapangan PT Pembangunan Perumahan (PP) Afridika Rahmadiyanto mengatakan proyek pembangunan PLTSa sedang dalam tahap persiapan lahan. Lahan seluas 2,5 hektare disiapkan dengan cara dibersihkan dan diuruk dengan tanah.

“Saat ini kami sedang dalam tahap awal. Masih mempersiapkan lahan sebagai dasar membangun PLTSa. Kami bersihkan terlebih dahulu dan kami urug dengan tanah,” jelas dia saat ditemui Solopos.com, di ruang kerjanya Jumat (1/2/2019).

Menurut Afridika, persiapan lahan untuk pembangunan PLTSa baru dimulai awal Januari 2019. Persiapan lahan tersebut ditargetkan akan selesai pada pertengahan 2019.

Targetnya nanti selesai pada pertengahan tahun ini [2019]. Karena masih tahap awal, kami baru tahap konstruksi mempersiapkan lahan,” imbuh dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Solo Sri Wardhani mengatakan proses pembangunan dimulai langsung setelah adanya penandatanganan perjanjian antara investor dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN).

“Sudah dibangun awal Januari ini, tepatnya saya tidak tahu. Saat ini sedang tahap konstruksi. Setelah ada perjanjian jual-beli listrk antara PLN dan investor akhir Desember[2018] kemarin, langsung dimulai,” katanya saat dihubungi Solopos.com.

Senada dengan Afridika, menurut Sri saat ini proses pembangunan masih dalam tahap mempersiapkan lahan. Pembangunan PLTSa Putri Cempo ditargetkan akan rampung pada 2020.

“Minimal untuk pembangunan kan dibutuhkan waktu dua tahun. Nanti targetnya 2020 sudah selesai pembangunan,” imbuh dia.